Akuntansi dan Alokasi Modal

Akuntansi dan Alokasi Modal

  • January 17, 2020

Table of Contents

Akuntansi dan Alokasi Modal

Akuntansi dan Alokasi Modal
Akuntansi dan Alokasi Modal
Karena sumber daya yang terbatas, maka manusia berusaha mengawetkan dan menggunakan secara efektif. Penggunaan sumber daya secara efisien juga menentukan apakah sebuah bisnis akan sukses dan tumbuh. Fakta ini menempatkan beban berat pada profesi akuntansi.
Akuntan harus mengukur kinerja secara akurat, wajar, dan tepat waktu, agar para manajer dan perusahaan yang tepat mampu menarik modal investasi. Sebagai contoh, informasi keuangan yang relevan dan dapat dipercaya memungkinkan investor dan kreditor membandingkan laba serta aktiva yang dimiliki perusahaan seperti IBM, McDonald’s, Microsoft, dan Ford. Karena para pemakai tersebut dapat menilai pengembalian serta resiko relative yang berhubungan dengan peluang investasi, maka mereka dapat menyalurkan sumber daya secara lebih efektif.

 

Tantangan yang Dihadapi Akuntansi Keuangan
Pelaporan keuangan di A.S. sangat dipercaya karena memiliki pasar modal public yang paling likuid, dalam, aman, dan efisien disbanding Negara manapun dalam sepanjang sejarahnya. Salah satu penyebab keberhasilan ini adalah karena laporan keuangan dan pengungkapan yang berhubungan mampu melaporkan serta mengorganisir informasi keuangan dalam bentuk yang bermanfaat dan handal. Sebagai contoh, bila ‘melompat’ ke tahun 2020, dan melihat kembali pelaporan keuangan yang ada dewasa ini, inilah yang mungkin dibaca :
  • Peranan Bryophytha : Ciri, Reproduksi, Klasifikasi
  • Pengukuran Nonkeuangan. Laporan keuangan tidak menyajikan sejumlah ukuran kinerja penting yang biasanya dipakai oleh manajemen, seperti indeks kepuasan pelanggan, informasi tentang pesanan yang belum diproses, dan tingkat penolakan atas barang yang dibeli.
  • Informasi yang Berorientasi ke Depan. Laporan keuangan tidak menyajikan informasi yang berorientasi ke depan yang dibutuhkan oleh para investor dan kreditor saat ini maupun potensial.
  • Aktiva Lunak. Laporan keuangan berfokus pada aktiva-aktiva keras (persediaan, pabrik) tetapi tidak menyajikan banyak informasi tentang aktiva-aktiva lunak (tak berwujud) perusahaan.
  • Ketepatan Waktu. Laporan keuangan hanya disajikan secara kuartalan, dan laporan keuangan yang diaudit hanya disediakan sekali setahun. Tidak banyak laporan real-time yang tersedia.
Baca Juga :