Android Ulang Tahun ke-11 dan Sejarah Ponsel Pertamanya

Android Ulang Tahun ke-11 dan Sejarah Ponsel Pertamanya

  • May 11, 2020

Android Ulang Tahun ke-11 dan Sejarah Ponsel Pertamanya

 

Android Ulang Tahun ke-11 dan Sejarah Ponsel Pertamanya
Android Ulang Tahun ke-11 dan Sejarah Ponsel Pertamanya

Sistem operasi (OS) Android yang kini mendominasi pasar smartphone sudah menginjak usia 11 tahun pada 23

September 2019. Google secara resmi memperkenalkan OS yang menggunakan logo robot hijau ini pada 23 September 2008 bersama smartphone Android pertama, yakni HTC Dream.

Melansir Android Authority, Selasa (24/9/2019), Android sudah dikembangkan sejak 2003 oleh Rich Miner, Nick Sears, Chris White, dan Andy Rubin. Konsep Android saat itu adalah sebagai perangkat seluler pintar yang mengetahui lokasi dan preferensi pemiliknya. Andy Rubin mengatakan bahwa awalnya Android dikembangkan untuk meningkatkan OS kamera digital.

Pada tahun 2005, Android diakuisisi oleh Google. Andy Rubin dan timnya terus melanjutkan pengembangan OS Android yang menggunakan basis Linux. Hingga akhirnya Google memperkenalkan sistem operasi Android 1.0 empat tahun kemudian dan menjadi pesaing baru bagi Apple iOS dan BlackBerry OS yang telah hadir terlebih dahulu.

Sistem operasi Android 1.0 hadir dengan aneka layanan Google seperti Google Maps, YouTube, dan browser HTML.

Android juga memiliki toko aplikasi resmi yang saat itu masih menggunakan nama Android Market. Android memilih nama makanan sebagai nama sandi hingga versi 9.0 Pie. Google akhirnya meninggalkan sistem penamaan tersebut mulai rilis Android 10.

Baca juga: 10 Fitur Canggih Android 10, Live Caption hingga Navigasi Gestur

HTC Dream menjadi smartphone pertama menggunakan OS Android yang diperkenalkan pada Februari 2009 dan dipasarkan 3 bulan kemudian. Ponsel ini juga dikenal sebagai T-Mobile G1 yang mengusung desain keyboard sliding unik. Saat pertama kali diluncurkan, HTC Dream menjalankan OS Android versi 1.6 dengan nama sandi Donuts.

Spesifikasi HTC Dream sebagaimana dikutip dari GSM Arena termasuk mumpuni pada masanya dengan dukungan layar sentuh kapasitif berukuran 3,2 inci beresolusi 320 x 480 piksel. Ponsel ini bahkan masih dilengkapi dengan trackball seperti ponsel BlackBerry RIM untuk navigasi menu.

Performa HTC Dream tentunya jauh dibawah smartphone Android masa kini, tetapi cukup kencang saat itu. HTC

Dream ditenagai chipset Qualcomm MSM7201A berkonsep prosesor single-core ARM 11 kecepatan 528MHz serta ditandemkan dengan RAM berukuran 192MB. HTC Dream juga dibekali memori internal berkapasitas 256MB.

Sektor fotografi, HTC Dream ini dibekali dengan kamera belakang berkekuatan 3,15 megapiksel yang sudah diperkuat dengan fitur auto fokus. Sayangnya, HTC Dream ini belum dilengkapi dengan kamera depan. HTC Dream disokong baterai 1.150 mAh guna mendukung aktivitas pengguna yang kapasitasnya sudah cukup besar saat itu.

Baca Juga: