Cara Ternak Lebah Madu

Cara Ternak Lebah Madu

  • February 29, 2020

Cara Ternak Lebah Madu

Cara Ternak Lebah Madu

Pemilihan bibit lebah madu jenis unggul

Ciri-ciri bibit lebah madu kualitas super:
1. Mempunyai ratu lebah yang, secara fisik, bagus dan berusia antara 3 bulan sampai 1 tahun.
2. Jumlah dan kualitas telur, yang dihasilkan ratu lebah, banyak.
3. Hasil panen lebih banyak, baik hasil madu, bee pollen, royal jelly, dan propolis.
4. Larva lebah yang dihasilkan lebih segar.
5. Lebah biasanya lebih agresif.

Memperbanyak koloni lebah madu

Dalam beternak lebah madu agar menghasilkan keuntungan yang optimal, seorang peternak lebah madu harus mempunyai–minimal–100 kotak koloni lebah madu.

Langkah-langkah untuk meningkatkan jumlah koloni lebah madu adalah sebagai berikut.

  • Gembalakan lebah madu pada lokasi yang di sana tersedia pakan cukup banyak. Dengan tersedianya pakan yang cukup maka ratu lebah akan lebih banyak menghasilkan telur dan lebah pekerja juga lebih giat membuat sarang baru.
  • Menyiapkan calon ratu lebah madu untuk ditempatkan dalam koloni lebah madu yang baru.
  • Memisahkan koloni lebah madu yang sudah padat ke dalam kotak koloni lebah madu yang baru, dan menempatkan calon ratu lebah baru atau ratu lain yang sudah jadi.

Membuat calon ratu lebah

  • Ambil larva lebah madu yang baru menetas; usia 1 hari.
  • Masukan ke dalam satu potong frame royal jelly.
  • Frame royal jelly yang sudah terisi larva lebah madu ditempatkan pada kotak super (kotak lebah madu yang berisi koloni lebah madu, minimal 2 tingkat).
  • Sekat/pisahkan kotak super lebah madu tersebut, ratu lebah berada di kotak bawah, dan frame royal jelly calon ratu lebah madu ditempatkan pada kotak atasnya. Dengan demikian, ratu lebah madu tidak bisa mendekati calon ratu lebah madu.
  • Diamkan selama 11 hari sampai calon ratu lebah menjadi kepompong.
  • Setelah sebelas hari, calon ratu lebah dipindahkan ke kotak lebah yang besisi koloni lebah tanpa ada ratunya.
  • Setelah 13 hari, calon ratu lebah keluar kepompong dan langsung diangkat menjadi ratu lebah oleh koloni lebah tersebut
  • Biasanya, setelah seminggu, ratu lebah siap untuk kawin dan mengembangkan koloni lebah yang baru di tempat tersebut.

Peralatan beternak lebah madu

  1. Kotak lebah, yang merupakan tempat koloni lebah madu, terbuat dari kayu suren atau mahoni
  2. Alat pengasap untuk menjinakan lebah madu yang agresif
  3. Masker pelindung serangan lebah madu
  4. Pengungkit sisiran
  5. Sikat sisiran lebah madu
  6. Sisiran yang terbuat dari rangka kayu dan di tengahnya diberi kawat sebagai penahan landasan sarang lebah madu
  7. Pollen trap untuk panen bee pollen
  8. Frame royal jelly untuk panen royal jelly dan membuat calon ratu lebah
  9. Ekstraktor untuk panen madu.

Penggembalaan lebah madu

  • Antara bulan Mei hingga September adalah masa peternak lebah menggembalakan lebah madunya ke perkebunan-perkebunan yang menyediakan pakan lebah madu cukup banyak.
  • Peternak lebah madu di pulau Jawa, umumnya, menggembalakan lebah madu ke perkebunan karet, kapuk, rambutan, lengkeng, mangga, kopi, dan duwet, sehingga dihasilkan madu berdasarkan spesifikasi jenis bunga.
  • Antara bulan Mei hinga September inilah saat peternak lebah madu menikmati “manisnya” pendapatan dari hasil lebah madu, seperti: madu dari berbagai jenis bunga, bee pollen, dan royal jelly.
  • Setelah bulan September, peternak lebah madu mengalami masa paceklik, karena musim madu telah lewat. Untuk menutupi biaya perawatan lebah madu, umumnya, peternak menggembalakan lebahnya ke perkebunan jagung. Di sini, peternak lebah madu dapat menghasilkan bee pollen jagung dan royal jelly.

Hama Lebah Madu

  • Hama yg sering mengganggu lebah antara lain:
  • Burung, sebagai hewan yg juga pemakan serangga menjadikan Lebah sebagai salah satu makanannya.
  • Kadal & Katak, gangguan yg ditimbulkan sama dgn yg dilakukan oleh burung.
  • Semut, membangun sarang dlm stup & merampas makanan Lebah.
  • Kupu-kupu, telur kupu-kupu yg menetas dlm sisiran menjadi ulat yg dapat merusak sisiran.
  • Tikus, merampas madu & merusak sisiran.

Sumber:

https://rumahbudidaya.co.id/

Lengkeng-Berbunga

Perawatan Untuk Menginduksi Tanaman Lengkeng Berbunga

  • December 20, 2019

Perawatan Untuk Menginduksi Tanaman Lengkeng Berbunga

 

Lengkeng-Berbunga

Indonesia mempunyai beberapa jenis tanaman lengkeng yang sulit berbunga baik rendah maupun tinggi, termasuk itoh, kristal, kristal baru, dan sebagainya. Perawatan yang dapat dilakukan untuk menginduksi tanaman lengkeng berbunga adalah sebagai berikut:

Cara Perawatannya

  1. Perawatan fisik, ialah dengan melukai batang tanaman yang lengket. Misalnya, kambium dikikis atau dikupas dari batang utama. Metode ini lebih murah tetapi memiliki aplikasi yang kurang terukur.
  2. Perawatan kimia, yaitu dengan menyediakan bahan kimia yang diinduksi. Metode ini lebih terukur dan tingkat keberhasilannya lebih tinggi daripada fisik. Metode memberi dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu;
  3. Didorong di tanah di bawah area kanopi / perakaran
  4. Disemprotkan pada daun
  5. Disuntikkan pada batang utama atau akar pohon, metode ini dilakukan pada tanaman lengkeng besar yang tidak memungkinkan penyiraman atau penyemprotan.

Bunga Kelengkeng

Dilihat dari hasil penelitian tentang perlakuan kimia dengan penyiraman memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi. Bahan kimia yang digunakan adalah bahan kimia pengoksidasi kuat, salah satunya adalah KclO3. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan peledak sehingga kehati-hatian dalam penggunaan sangat diperlukan. Merek produk yang mengandung bahan aktif ini termasuk Longan BoosterBooster Longan, Vita Longan dan Nong feng.

Sumber : https://lahan.co.id/

Kreasi Pot Tanaman Hias dari Botol Bekas

  • July 23, 2019

Kreasi Pot Tanaman Hias dari Botol Bekas

Kreasi Pot Tanaman Hias dari Botol Bekas

Kreasi Pot Tanaman Hias

Thedarksideofthesun.Org – Bertanam identik dengan kebun. Akan tetapi, di wilayah perkotaan Anda pasti sulit menemukan lahan untuk berkebun. Untuk itu, Anda bisa memanfaatkan botol-botol bekas sebagai salah satu media tanam. Anda bisa membuat kreasi pot tanaman hias dari botol-botol bekas tersebut.

Mengingat ancaman akan bahaya efek rumah kaca yang kian mengkhawatirkan, saat ini tengah ramai gerakan go green atau kembali ke hijau dengan menanam pohon ataupun tanaman lainnya, minimal pada lingkungan rumah sendiri. Tanaman pada rumah tak hanya akan membuat rumah menjadi sejuk, tapi juga bisa sebagai hiasan yang indah. Tanaman memang membutuhkan perawatan setiap hari dengan menyiramnya.

Kreasi pot tanaman dari botol bekas

Berikut ini bahan yang dibutuhkan dalam kreasi pot tanaman dari botol bekas.

  • Botol bekas minuman dengan ukuran 1,5 atau 2 liter
  • Paku untuk melubangi botol
  • Pisau atau gunting untuk memotong

Tahap pembuatan pot tanaman

Jika bahan sudah dipersiapkan, lanjut ke tahap pembuatan pot tanaman seperti berikut ini.

  1. Potong bagian tengah botol dengan menggunakan pisau atau gunting secara melingkar. Jangan dibuang terlebih dahulu sisa potongannya karena semua masih akan digunakan. Bagian bawah untuk wadah air, sedangkan bagian atas beserta tutupnya digunakan untuk media tanah serta akar tanaman.
  2. Lubangi bagian tutup botol dengan menggunakan paku. Lubang itu nantinya berfungsi sebagai jalan meresapnya air ke atas agar media tanah selalu basah atau lembap sehingga tanaman dapat tumbuh subur.
  3. Tambahkan empat lubang lagi pada empat bagian leher botol. Itu berfungsi untuk keluarnya air yang berlebihan pada media tanah sehingga bisa mencegah akar tanaman membusuk. Lubang tersebut juga berfungsi sebagai jalan air untuk mengisi bawah media tanah.
  4. Jika semua lubang sudah dibuat, balikkan posisi leher botol ke bawah kemudian masukkan pada bagian potongan bawah botol. Berikan tanda pada bagian luar botol sebagai parameter jarak antara ketinggian air sekitar 5 cm dengan tutup botol yang sudah terbalik tadi.
  5. Pada bagian tanda titik tersebut tambahkan empat lubang, tambahan lagi dengan jarak sama rata yang berfungsi sebagai jalan keluarnya air yang berlebih. Jika air terlalu tinggi justru dapat membuat tanaman menjadi mati.
  6. Kini pot tanaman Anda sudah siap dan tinggal memasukkan tanah dicampur dengan pupuk secukupnya baru ditaruh tanaman sesuai dengan pilihan Anda.

Demikian bahan dan penjelasan cara membuat kreasi pot tanaman dari botol bekas. Untuk lebih mempercantik pot tersebut, Anda dapat mengecatnya dengan berbagai warna pilihan agar tampak lebih indah.

Sumber : https://dcc.ac.id/blog/cara-menanam-bibit-buah-naga/