Mengenal Kurta, Baju Koko Pakistan yang Lagi Hits

Mengenal Kurta, Baju Koko Pakistan yang Lagi Hits

  • August 3, 2019

Mengenal Kurta, Baju Koko Pakistan yang Lagi Hits

Mengenal Kurta, Baju Koko Pakistan yang Lagi Hits

Tren fashion setiap tahunnya kerap berubah

tak terkecuali pada busana muslim seperti baju koko. Khususnya di Indonesia, desain baju koko yang ditawarkan cukup bervariasi seperti jasko (paduan jas dan baju koko) dan kemko (paduan kemeja dan baju koko).

Jenis baju koko yang sedang banyak dijual Ramadan tahun 2019 adalah kurta, atau populer disebut baju koko Pakistan. Kurta berasal dari bahasa Urdhu atau Persia, yang berarti pakaian berpotongan kemeja tanpa kerah, dengan panjang selutut.

Potongan kurta juga longgar dan lurus dari bahu hingga panggul. Bagian pergelangan tangannya juga dibuat loose, tanpa cuff seperti kemeja.

Kurta

merupakan pakaian tradisional dari beberapa daerah seperti India, Nepal, dan Pakistan. Dipakai di berbagai negara, kurta memiliki desain yang beragam.

Di India, kurta tak hanya dipakai oleh pria tapi juga oleh wanita. Jenis kurta yang populer di India adalah Hyderabadi Kurta, yaitu kurta berpotongan V-neck dengan bahan bertekstur tebal dan bermotif etnik.

Sementara kurta yang banyak dijual di Indonesia berjenis Multani Kurta

yang berasal dari Pakistan. Desainnya lebih simple, dan tidak menggunakan bahan bercorak.

Bahan kurta yang banyak ditawarkan di toko online maupun offline di Indonesia adalah katun denim dan linen. Di Tanah Abang, baju koko Pakistan ini dibandrol mulai dari harga Rp. 140.000.

Sesuai dengan tradisi Pakistan, kurta di Indonesia banyak dijual satu set dengan celana. Atasan dan bawahan terbuat dari bahan dan warna yang sama. Harga satu set kurta dijual mulai dari Rp. 180.000.


Sumber:

https://www.modelbajumuslimbatik.com/

Wardah Gandeng 6 Desainer di Indonesia Fashion

  • July 15, 2019

Wardah Gandeng 6 Desainer di Indonesia Fashion

Wardah Gandeng 6 Desainer di Indonesia Fashion

Melalui program Wardah Fashion Journey, untuk keempat kalinya Wardah

kembali menjadi tim official makeup dan hairdo partner dalam Indonesia Fashion Week (IDFW) 2019 yang berlangsung pada 27 – 31 Maret 2019.

Pada gelaran kali ini, Wardah menggandeng enam fashion designer ternama Indonesia mempersembahkan panggung kolaborasi Beauty & Fashion Show dengan mengusung tema Equator Treasure.

Melalui peragaan busana ini Wardah mengajak masyarakat Indonesia merasakan kecantikan dan mode yang terinspirasi dari keindahan serta keragaman alam Indonesia sebagai negara khatulistiwa. Tema ini akan diterjemahkan oleh desainer dan makeup artist Wardah kedalam karya yang akan ditampilkan sepanjang pekan mode.

Sebagai tim official makeup dan hairdo partner Wardah

akan melibatkan 50 MUA profesional untuk menangani 689 model yang tampil dalam setiap show di perhelatan IDFW 2019.

“Tahun ini kami kembali bekerja sama dengan IDFW untuk menghadirkan inspirasi kecantikan dan mode yang relevan dengan gaya hidup halal masa kini, sehingga dapat diikuti oleh siapa aja. Pada IDFW tahun ini Wardah akan memperkenalkan inspirasi kecantikan bertajukan Equator Treasure yang terdiri dari enam look makeup. Untuk merepresentasikan inspirasi kecantikan tersebut Wardah berkolaborasi bersama enam desainer yaitu, Dian Pelangi, Barli Asmara, Zaskia Sungkar, Khanaan, Malik Moestram, dan Ria Miranda,” kata Elsa Maharani selaku Manager Public Relations Wardah. (Baca juga: Anjat, Tas Tradisional yang Memperkenalkan Budaya Dayak).

Menyambut kolaborasi dalam IDFW 2019, Wardah secara khusus menciptakan konsep makeup, Equator Treasure yang terinspirasi dari berbagai dimensi keindahan Borneo yang diinterpretasikan menjadi tampilan makeup yang memancarkan kecantikan asli wanita Indonesia. Dalam konsep makeup yang Wardah ciptakan, terdapat enam jenis inspirasi makeup berbeda yang menginspirasi koleksi keenam fashion designer yang berkolaborasi dengan Wardah.

Seluruh tampilan inspirasi makeup ini dikreasikan menggunakan lini premium Wardah Instaperfect serta telah dirancang secara khusus untuk menjadi solusi praktis, ringkas dan cepat bagi perempuan Indonesia yang modern, aktif serta dinamis.

 

1. Dian Pelangi – Fairy Forest Makeup Look

Tampilan makeup Fairy Forest terinspirasi dari indahnya flora dalam ekosistem rimbunnya hutan Kalimantan. Wardah menghadirkan tampilan makeup feminim yang memesona. Pesona tampilan ini akan disandingkan dengan koleksi Dian Pelangi yang terinspirasi dari rimbunnya hutan belantara Kalimantan, serta para penjaga yang mendedikasikan hidupnya untuk melindungi kecantikan alam Borneo. Dalam koleksi ini dengan hadirnya rancangan blazer, vest yang dikolaborasikan dengan permainan belt dan stripe serta detail pada bagian bahu dan pinggang, Dian menghadirkan koleksi yang terasa lebih boyish dari koleksi sebelumnya. Sentuhan payet berwarna keemasan juga menjadi aksen yang mempercantik koleksinya.

 

2. Barli Asmara – Alluring Horizon Makeup Look

Tampilan makeup yang akan dipadankan dengan koleksi Barli Asmara terinspirasi dari semburat matahari senja di garis khatulistiwa melalui riasan wajah yang diberi nama Alluring Horizon Makeup Look. Dalam perhelatan IDFW 2019 akan menjadi momen bersejarah dimana untuk pertama kalinya Barli Asmara menampilkan lini pakaian terbarunya yaitu, Barli Asmara Premium Ready-to-Wear Collection. Lini ini merupakan gradasi antara lini ready-to-wear, premium, couture, dan bridal yang sudah ada di labelnya.

Koleksi ini terinspirasi dari kekaguman Barli terhadap kecantikan, ketangguhan, dan kestabilan seorang ballerina. Dalam kesempatan ini Barli menampilkan 24 rancangan romantis dan ultra feminine berbahan tulle, organdi, serta renda yang dibalut warna off-white. Tidak hanya itu terinspirasi dari indahnya senja di pantai Kalimantan dalam koleksi ini Barli memasukkan kesan bohemian dan vintage melalui detail macrame dan untaian yang membuat koleksi ini cocok digunakan sebagai busana resort di daerah khatulistiwa.

3. Zaskia Sungkar – Island Charm Makeup Look
Konsep makeup Island Charm terinspirasi dari masyarakat Kalimantan yang hidup berdamai berdampingan dengan alam, konsep riasan dari Wardah ini menuturkan rasa cinta mereka terhadap kerajinan dan kesenian yang dijaga secara turun-temurun selama ratusan, bahkan ribuan tahun. Fokus dari riasan ini terletak pada area mata yang telah dihias secara grafis membentuk sayap yang tajam.

Keberanian dari tampilan ini akan bersanding dengan karakter modis dan elegan yang telah melekat pada brand milik Zaskian Sungkar. Tradisi, budaya dan adat-istiadat masyarakat Kalimantan juga menjadi sumber inspirasi dari 15 tampilan modest wear yang hadirkan oleh Zaskia. Kombinasi mengejutkan ini melahirkan koleksi Hulu Berkirana. Mayoritas koleksi terdiri dari gaun bersiluet fitted yang santun berpadu dengan kain tenun Kalimantan dimana warna-warni benang tenun menjadi corak dominan di atas warna hitam dan earth tone yang menjadi fondasi rancangan Zaskia. Outerline hitam juga menegaskan sisi maskulin yang selalu ada dalam karakter Zaskia.

4. Ria Miranda – Coral Paradise Makeup Look
Terinspirasi dari kemahsyuran lautan dan keindahan primadona bawah laut, yaitu terumbu karang, makeup look ini diberi nama Coral Paradise. Di mana sang primadona dipamerkan oleh Wardah dalam konsep makeup youthful dengan fokus pada rona pipi berwarna coral.

Tampilan ini menginspirasi Ria Miranda untuk kembali menampilkan koleksi Lasia bernuansa romantis dan feminin dengan pilihan warna pastel, seperti cream, baby pink, dan baby blue. Keanggunan lace handmade dengan signature logo Ria Miranda dalam rajutan benang yang tak lekang waktu menjadi fokus dalam koleksi ini. 12 rancangan yang terdiri dari gaun, tunik, kebaya, dan atasan dengan print yang terinspirasi dari Prancis, serta berbagai kerudung dengan bahan-bahan yang nyaman digunakan.

5. Khanaan – Radiant Opulence Makeup Look
Alkulturasi berbagai budaya dan suku yang hidup bersama dalam harmoni serta kecantikan beragam suku dan etnis menjadi konsep riasan glamour nan elegan yang diberi nama Radiant Opulence. Dengan menampilkan tampilan makeup mata berbentuk wings diujung mata, tampilan glamor kreasi Wardah ini menginspirasi untuk membawa kecantikan berbusana wanita-wanita Indonesia pada zaman kolonial ke masa kini.

Siluet sarung menjelma menjadi gaun berpotongan loose berbahan sutra, chiffon dan organdi, serta mutiara klasik juga dieksplorasi menjadi pakaian nyaman bagi wanita modern. Masih setia pada batik tulis kontemporer yang telah menjadi identitas labelnya, Khanaan juga mengambil inspirasi dari garis ombak lautan yang berlekuk-lekuk dan membungkusnya dalam dominasi warna earthtone, sedikit hitam dan sentuhan biru.

6.Malik Moestaram – Bloom in Mauve Makeup Look
Indahnya anggrek yang sedang mekar di tanah Kalimantan mengilhami riasan yang mengedepankan permainan bibir dan mata. Riasan ini diberi nama Bloom in Mauve, kombinasi antara kelopak bunga dalam adiwarna ungu yang menghiasi area mata. Cantiknya spesies Orchidaceae yang menebar keharumannya ke pulau Kalimantan juga menginspirasi Malik Moestaram dalam menyuguhkan 12 rancangan busana dalam koleksi berjudul Belle Orchidee yang menyajikan semburat warna anggrek. Didominasi warna hijau dengan variasi ungu muda dan silver, dengan potongan elegan dan feminim yang terinspirasi dari negeri Sakura ini semakin cantik dengan aplikasi tiga dimensi berbentuk bunga yang ditaburkan oleh jari-jari terampil Malik.

Pertunjukan Wardah dalam IDFW 2019 dibuka dengan harmonisasi instrumental orkestra serta keidahan vokal penyanyi ternama Indonesia Andien Aisyah yang mendampingi penampilan busana keenam desainer ini.

Baca Juga :

Songket Medan Tampil Memukau di Ajang Indonesia

  • July 15, 2019

Songket Medan Tampil Memukau di Ajang Indonesia

Songket Medan Tampil Memukau di Ajang Indonesia

Songket Medan tampil memukau di ajang Indonesia Fashion Week (IFW)

2019 di Jakarta Convention Center (JCC) yang berlangsung sejak 27-31 Maret lalu.

Busana hasil kreasi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan Hj Rita Maharani itu tidak kalah dengan hasil karya desainer yang ada di Tanah Air. Applause penonton tak putus berhenti saat peragawati yang mengenakan aneka busana berbahan Songket Medan berjalan di atas catwalk.

 

Melalui JCC, Songket Medan diharapkan semakin terkenal

dan memiliki tempat di hati para pecinta fashion di seluruh Nusantara. Dengan demikian nama Kota Medan semakin berkibar di jagad fashion, terutama yang mengusung nuansa etnis. Sebab, IFW merupakan wadah promosi dari hasil kerajinan daerah.

 

Selain itu, penampilan Songket Medan dalam event

tersebut juga menjadi bagian gabungan dari Dekranasda Provinsi Sumut. Sebab, selain Kota Medan event tersebut juga diikuti Dekranasda dari berbagai Kabupaten/Kota lainnya yang ada di Provinsi Sumut, khususnya wilayah Pantai Timur.

 

Ketua Dekranasda Kota Medan, Rita Maharani

mengaku sangat bangga sekaligus bahagia, sebab hasil karyanya dapat tampil dalam ajang bergengsi bertaraf nasional tersebut. “Alhamdulillah, songket Medan bisa tampil di IFW. Ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi saya tapi juga Kota Medan. Sebab, melalui event ini, nama Kota Medan kian terkenal sebagai salah satu daerah penghasil kain songket di Tanah Air,” kata Rita, Senin (1/4/2019).

Event yang mengangkat tema Cultural Values tersebut juga menjadi pembuktian bahwa Songket Medan mampu bersaing dengan hasil karya dari daerah lain. “Ini menjadi momentum yang sangat menggembirakan. Songket Medan punya tempat tersendiri di hati para pecinta fashion Tanah Air yang datang menyaksikan. Apalagi saat para peragawati berajalan di atas catwalk, tepuk tangan meriah tak hentinya mengiringi mereka,” ungkap Rita dengan penuh gembira.

Untuk itu, istri Wali Kota Medan Dzulmi Eldin tersebut berharap Songket Medan tidak hanya tampil di kancah nasional tapi juga bisa tampil di taraf Internasional. “Insya Allah, semua kerja keras yang dilakukan akan membuahkan hasil yang memuaskan. Dengan demikian, Songket Medan kian mengepakkan sayapnya,” harap Rita.

Selanjutnya Rita Maharani menambahkan tema yang diusung dalam IFW tersebut sejalan dengan upaya berkesinambungan Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) yang berkomitmen untuk terus mengembangkan dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia sebagai salah satu benteng ekonomi nasional. “Dengan demikian hasil karya di seluruh daerah dapat semakin berkembang dan terkenal,” pungkasnya.

D’Fashion, Surganya Belanja Textil

  • July 15, 2019

D’Fashion, Surganya Belanja Textil

D’Fashion, Surganya Belanja Textil

Setelah sukses membuka gerai textil terbesar dan termurah di Bandung, D’Fashion sebagai gerai textile terkemuka di Indonesia saat ini membuka cabang baru di Medan, dengan konsep Toko Textile Ter-Besar Ter-Lengkap & Ter-Murah di Kota Medan.

 

“Sebagai kota provinsi, menurut kami Medan sangat potensial.

Kota Medan adalah pusat aktifitas perekonomian pulau Sumatera. Konsumsi baju muslim, kebaya dan baju pesta di Medan cukup bagus. Kehadiran kami bisa menjadi solusi bagi masyarakat Medan dan sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan fashion. Selain terlengkap kami hadir dengan harga yang sangat kompetitif,” kata pemilik D’Fashion textile & Tailor Medan, Roshan M Bhojwani, kepada SINDONEWS, Selasa (3/4/2019).

Opening D’Fashion Medan akan dilakukan selama lima hari.

Mulai 3 April hingga 7 April 2019. Yang unik dari opening D’Fashion adalah dihadirkannya bintang tamu Selebriti tanah air di setiap harinya. Sederet nama artis papan atas seperti Syahrini, Judika, Raline Syah, hadir bergantian di setiap rangkaian opening selama 5 hari tersebut. Selain itu acara akan dipandu oleh MC papan atas pula yaitu Andika Pratama dan juga akan menghadirkan desainer ternama Ivan Gunawan (Igun).

 

Bagi calon pembeli yang hadir pada saat opening

D’Fashion juga memberikan program bagi pengguna kartu BCA Kredit BCA dan Mandiri. Bagi pemegang kartu kredit BCA diberikan diskon Rp100.000 untuk setiap pembelanjaan sebesar Rp1.000.000. Sementara itu bagi pemegang kartu Mandiri diberikan diskon 50% untuk setiap penggunaan Mandiri Fiesta Point. Dan juga jangan lewatkan pada hari ke 5 yaitu tanggal 7 April 2019 akan ada pembagian hadiah bagi Best Spending customers.

“Kami ingin memanjakan pelanggan mulai hari pertama kami buka.

Jadi bagi warga Medan dan sekitarnya kami persilakan untuk hadir bersama keluarga, sanak dan saudara. Fasilitas toko kami lengkapi dengan playground anak, kursi pijat dan mushola, sehingga belanja menjadi sangat menyenangkan dan nyaman,” pungkas Roshan.