Lulus dengan Peringkat Pertama di Kuansing, SMAN Pintar Sujud Syukur

  • October 14, 2019

Lulus dengan Peringkat Pertama di Kuansing, SMAN Pintar Sujud Syukur

Lulus dengan Peringkat Pertama di Kuansing, SMAN Pintar Sujud Syukur

SMAN Pintar Kuantan Singingi berhasil meraih peringkat pertama dengan nilai rata-rata hasil Ujian Nasional

(UN) tertinggi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) untuk tahun pelajaran 2015/2016.

Setelah menerima surat keterangan lulus maka para peserta didik lansung sujud syukur bersama, Sabtu (7/5/2016) sore.

Dengan prestasi tersebut, Kepala SMAN Pintar, Familus, juga mengucapkan syukur

yang tak terhingga.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi yang diperoleh peserta didik. Tentu saja ini buah hasil usaha keras secara bersama yang dilakukan oleh para pendidik dan peserta didik,” ujar Familus.

Kepada peserta didik yang telah lulus, Familus berpesan agar jangan berpuas diri

dengan pendidikan saat ini. Sebab, usia yang masih muda dan masanya menuntut ilmu sampai ke jenjang tertinggi.

“Ini hanya langkah awal untuk sukses di masa mendatang. Maka, lanjutkan pendidikan ke lebih tinggi,” ujar Familus.

“Untuk ananda dan para pendidik teruslah berkreasi, ukir prestasi, majukan pendidikan,” pungkas Familus.

 

Baca Juga :

Pria Aceh ini Baca Alquran Depan Presiden Erdogan di Turki

  • October 14, 2019

Pria Aceh ini Baca Alquran Depan Presiden Erdogan di Turki

Pria Aceh ini Baca Alquran Depan Presiden Erdogan di Turki

Takdir Feriza, pria kelahiran Lampuuk, Kabupaten Aceh Besar kembali menyambangi Turki.

Kali ini, bukan mengikuti MTQ internasional melainkan diundang pada acara haflah Alquran bersama Muhammad Nadhir asal Filpina.

Takdir Feriza Hasan kepada GoAceh, Sabtu (18/6/2016) mengatakan, dia berada di Istanbul, Turki mulai 12-28 Juni 2016 pada acara haflah Alquran bulan Ramadan. “Alhamdulillah saya diundang ke Turki bersama Muhammad Nadhir dari Filipina yang juara dua MTQ internasional di Turki tahun lalu,” kata Takdir Feriza.

Sambungnya, paling membanggakan tahun ini adalah dia berkesempatan membaca Alquran

pembukaan di depan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Kalau tahun lalu dia tampil sebagai perserta MTQ, maka tahun ini dia sebagai tamu undangan.

“Alhamdulillah kemarin saya dapat kesempatan baca Alquran di depan Erdogan pada acara buka puasa bersama. Saya membaca dua ayat pada Surat Ali Imran, ayat 190 dan 191,” tutur pria yang bekerja sebagai honorer di Kantor Camat Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar ini.

Atas kesempatan itu, Takdir mengucapkan banyak rasa syukur kepada Allah. Berkah Alquran

dia bisa kembali ke bekas negeri Kesultanan Turki Usmani tersebut. “Apalagi saya diberi kesempatan untuk membaca Alquran di depan orang nomor satu di negeri Turki, suatu anugerah yang luar biasa,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, Takdir Feriza pada 10 Juli 2015 keluar sebagai juara umum cabang tilawatil Quran pada Musabaqah ke-V Internasional Holy Quran Memorization (Hafidz) dan Recitation (Qiraah) Competition di Ankara, Turki

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/dyU4ObH01k96VWt7FbQq74

Siapakah Orang yang Mendapat Keberuntungan Lailatul Qadar? Ini Kata Ustadz

  • October 14, 2019

Siapakah Orang yang Mendapat Keberuntungan Lailatul Qadar? Ini Kata Ustadz

Siapakah Orang yang Mendapat Keberuntungan Lailatul Qadar Ini Kata Ustadz

Al-Ustadz H Daka Juha Simanjuntak SAg mengatakan, tidak sembarang orang bisa mendapatkan lailatul qadar

(malam penetapan) yang waktunya terjadi pada malam ganjil 10 hari menjelang akhir Ramadhan.

“Siapakah orang yang mendapatkan malam terbaik dari seribu bulan itu? Yaitu mereka yang telah mempersiapkan diri dan menjadi pilihan Allah,” kata Ustadz Daka dalam tausyiah buka puasa bersama diselenggarakan salah satu perusahaan mie instan di Medan, Selasa (14/6/2016).

Dijelaskannya, firman Allah dalam Surat Al-Qadr menyebutkan, pada malam penuh kemuliaan itu

turun para malaikat dan ruh Jibril dengan izin Allah untuk mengatur segala urusan. Dan sejahteralah sampai terbit fajar, hingga akhirat tiba.

Pejelasan Allah dalam Surat yang lain yakni Ar-Ra’d ayat 26 terkait pengaturan segala urusan dengan turunnya malaikat itu, Allah akan melapangkan rezeki hamba yang dikehendaki dan mempersempit bagi yang dikehendaki-Nya.

Karena itu, saran Ustadz Daka, agar seorang hamba bisa mendapatkan penetapan segala

kebaikan dan kemuliaan lailatul qadar, haruslah mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari. Tidak hanya beramal saleh di bulan Ramadhan saja, tapi juga di 11 bulan lainnya

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/494JHAdW5hBbOV22aXaloIk0f

Tinjau SMAN I Telukkuantan, Gubri Terima Banyak Aduan

  • October 11, 2019

Tinjau SMAN I Telukkuantan, Gubri Terima Banyak Aduan

Tinjau SMAN I Telukkuantan, Gubri Terima Banyak Aduan

Sembari melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing),

Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman menyempatkan diri mampir ke SMAN 1 Telukkuantan di Kota Telukkuantan.

Selain bersilaturrahmi dengan para guru dan siswa sekaligus memberikan motivasi, Gubri Andi juga mendapat banyak aspirasi. Misalnya soal fasilitas komputer yang belum memadai, bangunan kelas yang masih ada belum tuntas, hingga soal gaji guru honor yang belum terbayarkan.

Menjawab berbagai persoalan itu, Gubri Andi menjawab tuntas. Misalnya soal fasilitas komputer,

Gubri meminta agar pihak sekolah segera menyampaikan usulan ke Pemprov Riau. Termasuk soal bangunan sekolah yang ternyata sudah mangkrak selama 9 tahun.

“Kalau soal gaji guru honor, insyaallah akhir tahun ini sudah turun,” jelas Gubri.

Pada kesempatan itu, Gubri meminta agar para siswa menjauhkan diri dari hal-hal negatif seperti

narkoba atau sek bebas. Para siswa agar bersemangat dalam belajar dan bermimpi setinggi-tingginya.

Gubri juga sempat memberikan sejumlah fasilitas olahraga untuk SMKN 1 Telukkuantan.

 

Baca Juga :

Peserta OSN SMP Ikuti Pembekalan dan Seleksi Tingkat Provinsi

  • October 11, 2019

Peserta OSN SMP Ikuti Pembekalan dan Seleksi Tingkat Provinsi

Peserta OSN SMP Ikuti Pembekalan dan Seleksi Tingkat Provinsi

Dinas Pendidikan Provinsi Riau melalui Bidang Pendataan dan Pengembangan Pendidikan

mengadakan kegiatan Pembekalan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang SMP Tahun 2017.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kasi Pengolahan Data Disdik Riau, Affan, SSos. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Mutiara Pekanbaru dari tanggal 10 s.d 14 April 2017.

Olimpiade Sains Nasional diikuti 144 orang terdiri dari 108 Peserta dan 36 Pendamping

di Kabupaten/Kota. Tenaga Pengajar dari LPP Salman ITB dan Unsur dari Pusat Pelatihan OSN.Com. Bidang Mata Pelajaran yang dipersiapkan diantaranya Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial .

Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan

dan sekaligus untuk menuntaskan wajib belajar yang mutu agar menghasilkan bibit unggul yang dapat berkompetisi pada Olimpiade Internasional.

“Diharapkan kepada peserta yang mengikuti Olimpiade Sains Nasional untuk mempersiapkan kematangan, kesehatan, dan bersungguh-sungguh mengikuti pembinaan ini, dan kita sebagai tuan rumah OSN nantinya bisa menunjukkan Prestasi yang gemilang” ujar Affan.

 

Sumber :

https://www.tripadvisor.com/Profile/ojelmandiri

Rektor UPP Akan Rubah Paradigma dan Prioritaskan Pelayanan Bagi Mahasiswa

  • October 11, 2019

Rektor UPP Akan Rubah Paradigma dan Prioritaskan Pelayanan Bagi Mahasiswa

Rektor UPP Akan Rubah Paradigma dan Prioritaskan Pelayanan Bagi Mahasiswa

Rektor Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Kabupatan Rokan Hulu (Rohul)

, Dr. Adolf Bastian, M.Pd akan menjalankan kebijakan yang ditetapkan yayasan UPP, terutama merubah pradigma dengan memprioritaskan pelayanan bagi mahasiswa .

“Karena UPP milik yayasan, kita akan lakukan pembenahan tata kelola pengorganisasian yang kecil, tapi kaya fungsi yang memperbaiki sistem pelayanan akademik. Out put yang diinginkan dalam waktu dekat guna meningkatan status akreditasi disemua program studi maupun akreditasi institusi perguruan,” ungkapnya, Sabtu (8/4/2017).

Menurutnya, tahapan yang akan dilakukan dalam waktu dekat yakni dengan melakukan

pembenahan tata kelola, juga membenahi etika mahasiswa agar lebih akrab dengan para dosen pengajar. Karena, saat ini mahasiswa yang kuliah di UPP mencapai 2.668 orang.

“Kita kedepannya, mengajak seluruh mahasiswa lebih akarab, baik sesama mahsiswa dosen maupun rektor,” jelas Adolf Bastian, juga mengakui dirinya selain menjadi Rektor di UPP juga ikut turun mengajar masiswa agar lebih akbar dengan mahasiswa.

Dirinya juga menyatakan, akan melihat review blockhead penelitian dengan semua pihak

, tidak kalah pentingnya yakni membangun kerjasama dengan pihak luar khususnya upaya meningkatkan daya serap alumni UPP.

“Karena saya merasakan, nantinya semua akan berjalan dengan baik. Sehingga seluruhnya berjalan dengan fair sesuai dengan peraturan,” katanya.

Adolf juga menjelaskan, dirinya bersama seluruh dosen akan berusaha merangkul semua pihak, agar bersama-sama mempunyai keinginan untuk membangun UPP agar lebih baik kedepannya.

 

Sumber :

http://ahmadali.wagomu.id/e107293.html

Kerjasama Tim

  • October 7, 2019

Kerjasama Tim

Kerjasama Tim

. Pengertian Kerjasama Tim
Kerjasama Tim atau Tim kerja adalah kelompok yang usaha-usaha individualnya menghasilkan kinerja lebih tinggi daripada jumlah masukan individual (Stephen dan Timothy, 2008:406). Tim kerja menghasilkan sinergi positif melalui usaha yang terkoordinasi. Hal ini memiliki pengertian bahwa kinerja yang dicapai oleh sebuah tim lebih baik daripada kinerja perindividu disuatu organsasi ataupun suatu perusahaan.
Sementara menurut Allen (2004:21) pekerja tim atau tim kerja adalah orang yang sportif, sensitif dan senang bergaul, serta mampu mengenali aliran emosi yang terpendam dalam tim dengan sangat jelas. Tim kerja menghasilkan sinergi positif melalui usaha yang terkoordinasi. Usaha-usaha individual mereka menghasilkan satu tingkat kinerja yang lebih tinggi daripada jumlah masukan individual. Penggunaan tim secara ekstensif menghasilkan potensi bagi sebuah organisasi untuk membuahkan banyak hasil yang lebih besar tanpa peningkatan masukan. Kinerja tim akan lebih unggul daripada kinerja individu jika tugas yang harus dilakukan menuntut ketrampilan ganda.
Sebuah tim (team) adalah sebuah unit yang terdiri dari 2 (dua) orang atau lebih yang berinteraksi dan mengkoordinasikan pekerjaan mereka untuk menyelesaikan sebuah tugas yang spesifik (Daft, 2003:171).

Baca Juga : 

Sifat-sifat Kepribadian

  • October 7, 2019

Sifat-sifat Kepribadian

Sifat-sifat Kepribadian

Sifat-sifat kepribadian (personality traits) adalah karateristik yang sering muncul dan mendeskripsikan perilaku seorang individu. Ada 5 (lima) faktor yang mempengaruhi kepribadian seseorang atau Big Five Model, antara lain: (Stephen dan Timothy, 2008:131)

1). Ekstraversi (extraversion)
Dimensi ini mengungkapkan tingkat kenyamanan seseorang dalam berhubungan dengan individu lain. Individu yang memiliki sifat ekstraversi cenderung suka hidup berkelompok, tegas, dan mudah bersosialisasi. Sebaliknya individu yang memiliki sifat introver cenderung suka menyendiri, penakut, dan pendiam.

2). Mudah akur atau mudah bersepakat (agreeableness)
Dimensi ini merujuk pada kecenderungan individu untuk patuh terhadap individu lainnya. Individu yang sangat mudah bersepakat adalah individu yang senang bekerjasama, hangat, dan penuh kepercayaan. Sementara itu, individu yang tidak mudah bersepakat cenderung bersikap dingin, tidak ramah, dan suka menantang.

3). Sifat berhati-hati (conscientiousness)
Dimensi ini merupakan ukuran kepercayaan. Individu yang sangat berhati-hati adalah individu yang bertanggung jawab, teratur, dapat dihandalkan, dan gigih. Sebaliknya, individu dengan sifat berhati-hati yang rendah cenderung mudah bingung, tidak teratur, dan tidak bisa diandalkan.

4). Stabilitas emosi (emotonal stability)
Dimensi kepribadian yang menggolongkan seseorang sebagai orang yang tenang, percaya diri, memiliki pendirian yang teguh (positif). Dimensi ini menilai kemampuan seseorang untuk menahan stress. Sementara itu, individu dengan stabilitas emosi yang negatif cenderung mudah gugup, khawatir, depresi, dan tidak memiliki pendirian yang teguh.

5). Terbuka terhadap hal-hal baru (openness to experience)
Dimensi ini merupakan dimensi terakhir yang mengelompokkan individu berdasarkan lingkup minat dan keterikatannya terhadap hal-hal baru. Individu yang sangat terbuka cenderung kreatif, ingin tahu, dan sensititf terhadap hal-hal yang bersifat seni. Sebaliknya mereka yang tidak terbuka cenderung memiliki sifat konvensional dan merasa nyaman dengan hal-hal yang telah ada.

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Pengertian Kepribadian

  • October 7, 2019

Pengertian Kepribadian

Pengertian Kepribadian

Kepribadian sering didefinisikan sebagai gabungan dari semua cara dimana individu bereaksi dan berinteraksi dengan orang-orang lain, atau kadang- kadang didefenisikan sebagai organisasi internal dari proses psikologis dan kecenderungan perilaku seseorang, (Muchlas, 2005: 84). Jadi kepribadian merupakan perangkat gambaran diri yang berintegrasi dan merupakan perangkat total dari kekuatan intrapsikis, yang membuat seseorang menjadi unik dengan perilaku yang spesifik.

Menururt Stephen dan Timothy, (2008:127), kepribadan juga merupakan organisasi yang dinamis dalam sistem psikofisiologis individu yang menentukan caranya untuk menyesuaikan diri secara unik terhadap lingkungan, atau dengan kata lain kepribadian merupakan keseluruhan cara dimana seseorang individu berekasi dan berinteraksi dengan individu lain.

2. Faktor-faktor Penentu Kepribadian

Kepribadian seseorang dihasilkan oleh faktor keturunan, lingkungan dan kondisi situasional (Stephen dan Timothy, 2008:127), antara lain:

1). Faktor Keturunan
Faktor keturunan ditransimisikan melalui ”gen”, yang berada dalam kromosom, yang menentukan keseimbangan hormon, bentuk fisik, dan menentukan atau membentuk kepribadian. Kepribadian tidak seluruhnya dipengaruhi oleh faktor keturunan, faktor lingkungan juga dapat mempengaruhi bentuk kepribadian seseorang.

2). Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan yang dapat memberikan tekanan kepada kepribadian seseorang adalah kultur masyarakat dimana seseorang dibesarkan, norma-norma keluarga, teman-teman dan kelompok sosial, serta pengaruh-pengaruh lain yang kita alami. Kultur akan membentuk norma, sikap, dan nilai-nilai yang diwariskan dari satu generasi ke genarasi berikutnya yang terus menerus berlangsung secara konsisten.

3). Kondisi Situasional
Kondisi situsional dapat mempengaruhi efek dari faktor-faktor keturunan dan lingkungan terhadapa kepribadian. Kepribadian seseorang meskipun relatif stabil dan konsisten, namun dapat berubah pada situasi-situasi yang berbeda. Tuntutan yang berbeda pada situasi yang berbeda dapat menimbulkan reaksi dan aspek yang berbeda pada kepribadian seseorang. Oleh karena itu, sebaiknya tidak melihat corak kepribadian secara terisolasi, tetapi juga mengetahui bahwa situasi-situasi tertentu lebih relevan dari situasi-situasi lain dalam mempengaruhi kepribadian sehingga dapat dilihat adanya perbedaan-perbedaan individual yang signifikan.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Emil Ingin Fokus Penegakkan Hukum

  • October 3, 2019

Emil Ingin Fokus Penegakkan Hukum

Emil Ingin Fokus Penegakkan Hukum

Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bandung tahun ini kisruh. Karena itu,

keinginan wakil rakyat menggunakan hak interpelasi kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terus menguat. Lalu, apa kata Emil, merespons langkah politis yang akan ditempuh DPRD?
Ridwan Kamil Walikota Bandung
Ridwan Kamil
Walikota Bandung

Dia menegaskan, tidak ingin berkomentar soal keinginan dewan mengambil upaya interpelasi.

Sebab, Emil -sapaan akrab dia- mengaku, ingin lebih fokus pada upaya penegakkan hukum surat keterangan siswa miskin (SKTM) palsu yang digunakan untuk pendaftaran. ’’Banyak orang-orang yang dizalimi oleh orang-orang yng tidak benar. Kita akan fokus pada penegakan hukum (usut SKTM palsu). Itu saja,’’ kata dia di Bandung Command Center Balai Kota pada Rabu (8/7).

Namun, menurut Emil, dalam pelayanan publik, masalah adil atau tidak adil merupakan hal relatif. Dengan begitu, jika ada yang merasa tidak puas dan memiliki persepsi sendiri.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung Elih Sudiapermana menganggap wajar,

bila ada gejolak dari orang tua murid pada PPDB tahun ini. Sebab, proses perpindahan dari sistem yang dulu (cluster) dan masyarakatnya sudah terbiasa, berubah jadi sistem yang baru yakni rayonisasi.

Selain itu, kata Elih, setelah melakukan evaluasi-evaluasi bersama terhadap luapan protes masyarakat dari sejak awal, akhirnya disimpulkan bahwa ada mispersepsi yang diterima para orang tua murid. ’’Intinya ada salah persepsi ketika pihak kami menuangkan perwal soal PPDB, yang akhirnya banyak diperdebatkan para orang tua murid,’’ ungkap dia saat press conference di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana.

Dia menilai, upaya Disdik memformulasikan bahasa hukum perwal ke bahasa informal yang mudah dimengerti oleh masyarakat dan bawahannya kurang optimal. ’’Di situ sebetulnya miskomunikasi yang paling strategis. Tapi, akhirnya ada miskomunikasi ketika kami menulis ada passing grade di dalam wilayah, ada passing grade di luar wilayah, makanya yang memilih pilihan dua yang berada di dalam wilayah merasa dinistakan itu tadi,’’ ungkap dia.

Karena itu, Elih menjelaskan, telah melakukan diskusi dengan beberapa pihak dan dari diskusi tersebut merespons dan memutuskan, akan ada insentif yang berupa prioritas diperuntukkan kepada calon-calon siswa yang memilih tahap kedua menjadi pilihan pertama mereka.

 

Baca Juga :