Vivo Y25 Dirilis, Android 4G Murah Rp1 Jutaan

  • March 21, 2020

Vivo Y25 Dirilis, Android 4G Murah Rp1 Jutaan

Vivo Y25 Dirilis, Android 4G Murah Rp1 Jutaan

Belakangan ini Vivo gencar menghadirkan smartphone kelas menengah

yang mengunggulkan fitur kameranya. Namun ternyata itu tidak membuat mereka melupakan segmentasi pasar entry-level. Buktinya, Vivo baru saja meluncurkan smartphone budget terbarunya untuk pasar Malaysia yang bernama Vivo Y25.

Banderol harganya hanya US$110 atau setara dengan Rp1,4 jutaan. Kendati demikian

, Vivo Y25 yang tersedia dalam warna putih dan abu-abu ini telah dibekali dukungan terhadap jaringan 4G LTE. Dari segi spesifikasinya, smartphone ini mengusung layar berukuran 4,5 inci beresolusi 854 × 480 piksel. Untuk memacu performanya, Vivo memercayakannya pada prosesor MediaTek MT6580 1,3 GHz.

Sebagai smartphone budget, Vivo Y25 hanya dibekali RAM sebesar 1 GB

dan internal storage hanya 16 GB yang dapat diperluas dengan microSD berkapasitas maksimal 128 GB. Sistem operasi yang dijalankan yaitu Android 5.1 Lollipop dengan tampilan antarmuka andalannya FunTouch OS.

 

sumber :

http://rvq-sub.sbq.org.br/index.php/rvq/comment/view/2659/0/88186

Keren! OPPO Rilis F11 Pro Edisi Avengers

Keren! OPPO Rilis F11 Pro Edisi Avengers

  • March 17, 2020

Keren! OPPO Rilis F11 Pro Edisi Avengers

 

Keren! OPPO Rilis F11 Pro Edisi Avengers
Keren! OPPO Rilis F11 Pro Edisi Avengers

OPPO F11 Pro adalah smartphone lini seri F terbaru yang diperkenalkan OPPO di Indonesia pada 13 Maret 2019

lalu. Smartphone yang menjadi produk unggulan OPPO di tahun 2019 ini mendapat respon yang baik dari pasar setelah tercatat sebagai perangkat OPPO yang paling cepat menembus target penjualan.

Ya! OPPO F11 Pro hanya butuh empat hari untuk menembus target penjualan setelah pemesanan awal digulirkan.

Kini, OPPO Indonesia akan membuat gebrakan dengan meluncurkan perangkat OPPO F11 Pro edisi terbatas yang memiliki tema Avengers.

“OPPO akan memperkenalkan F11 Pro Avengers Limited Edition. Hal ini sejalan dengan dirilisnya film Avengers: End Game pada 24 April mendatang. Kami berharap edisi ini dapat menjadi collectible items bagi fans film Mavel terutama Avengers,” ungkap Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia.

OPPO Indonesia sendiri telah melakukan promosi mengenai edisi terbatas perangkat F11 Pro ini. Selain melalui halaman resminya pada YouTube dan Facebook, OPPO Indonesia juga melakukan promosi melalui iklan yang terpasang pada 8 titik di beberapa stasiun MRT Jakarta.

Lebih jauh Aryo juga mengungkapkan bahwa OPPO F11 Pro Avengers Limited Edition ini memiliki spesifikasi yang

hampir sama dengan F11 Pro edisi reguler. Bedanya hanya pada sektor RAM yang dihadirkan. OPPO F11 Pro Avengers Limited Edition akan punya RAM 6 GB dan internal storage 128 GB.

Perangkat ini hadir dengan chipset besutan MediaTek, yakni Helio P70 dengan layar panoramic tanpa poni dan baterai 4.000 mAh yang dilengkapi fast charging VOOC 3.0. OPPO mengklaim bahwa dukungan VOOC 3.0 dapat mengisi penuh perangkat hanya dalam waktu 80 menit.

Baca Juga:

 

 

Qualcomm IoT Punya Peran Penting untuk Menciptakan Kota Pintar

Qualcomm: IoT Punya Peran Penting untuk Menciptakan Kota Pintar

  • March 17, 2020

Qualcomm: IoT Punya Peran Penting untuk Menciptakan Kota Pintar

 

Qualcomm IoT Punya Peran Penting untuk Menciptakan Kota Pintar
Qualcomm IoT Punya Peran Penting untuk Menciptakan Kota Pintar

Guna memperkenalkan teknologi yang dikembangkannya, terutama yang terkait dengan Internet of Things alias

IoT, Qualcomm sukses menggelar acara bertajuk “Qualcomm Invention Forum: Era of Smart and Connected Industries”. Acara ini sendiri digelar di Jakarta, (23/4).

Tujuan utama dari acara ini adalah menyediakan kesempatan bagi para pemain IoT di Indonesia untuk menjajaki lebih lanjut aplikasi-aplikasi dari Industrial Internet of Things yang dapat diadopsi di Tanah Air, terutama untuk mewujudkan tujuan Industri 4.0.

Forum yang terdiri dari para pengembang, sistem integrator dan operator seluler juga diharapkan menjadi pendorong bagi persiapan Indonesia menuju kedatangan 5G. Pemaparan inovasi dan teknis produk yang dikombinasikan dengan demontrasi solusi IoT juga diperlihatkan dalam acara ini.

“Qualcomm telah memainkan peran penting dalam menciptakan generasi selanjutnya dari teknologi nirkabel selama beberapa dekade. Dengan peluncuran 5G pada tahun ini, kami juga membuka era besar berikutnya, yakni Era Penemuan,” ungkap Shannedy Ong, Senior Director of Business Development untuk Qualcomm.

Lebih lanjut Shannedy Ong menuturkan bahwa Indonesia adalah negara dengan potensi yang besar. Ini pun membuat Qualcomm percaya bahwa mendorong pengembangan IoT akan menjadi “tiket emas” bagi Indonesia untuk bersaing di tingkat global.

Menurut Asosiasi IoT Indonesia, nilai pasar IoT di Indonesia diperkirakan mencapai US$30 miliar atau setara dengan Rp444 triliun. Ini terdiri dari lebih dari 400 juta sensor terhubung yang dipasang di berbagai industri terkait pada tahun 2022.

“Dengan potensi luar biasa yang ditawarkan pasar dan kepercayaan diri dari pemain lokal, pemerintah harus

bertindak cepat untuk menyelesaikan roadmap IoT. Selain itu, diharapkan pemerintah juga bisa menelurkan peraturan yang mendukung perkembangan IoT di Tanah Air,” ungkap Andri Yadi, Wakil Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia.

Hal senada juga ditegaskan oleh Sanjeet Pandit, Senior Director, Business Development and Head of Smart Cities dari Qualcomm Technologies, Inc. Lewat presentasinya, ia banyak berbicara soal Program Qualcomm Smart Cities Accelerator yang belum lama ini telah diumumkan oleh Qualcomm.

Disebutkan, Program Qualcomm Smart Cities Accelerator adalah sebuah situs yang berfokus mengagregasi solusi

khusus untuk aplikasi kota pintar di seluruh dunia dari berbagai jenis perusahaan yang menggunakan produk-produk Qualcomm.

Lebih jauh, Sanjeet Pandit menuturkan bahwa program ini dirancang untuk menghubungkan kota, provinsi, lembaga pemerintahan dan perusahaan dengan ekosistem penyedia yang menawarkan solusi berbasis teknologi dari Qualcomm.

Sumber:

https://www.quibblo.com/story/Dc4g-Qzb/Understanding-of-Applied-Art

Mencicipi Keunikan OPPO Reno 10x Zoom

Mencicipi Keunikan OPPO Reno 10x Zoom

  • March 17, 2020

Mencicipi Keunikan OPPO Reno 10x Zoom

 

Mencicipi Keunikan OPPO Reno 10x Zoom
Mencicipi Keunikan OPPO Reno 10x Zoom

OPPO secara resmi telah memperkenalkan OPPO Reno Series. Ada dua model yang diperkenalkan, OPPO Reno

“standar” dan OPPO Reno 10x Zoom. Nah! Baru-baru ini OPPO Indonesia mengajak sejumlah media dan tech-reviewer di Indonesia untuk menjajal langsung OPPO Reno 10x Zoom.

Digelar dalam sebuah acara bertajuk “10x Lossless Zoom Experience”, OPPO Indonesia sengaja memberikan pemahaman mengenai dukungan kamera terbaru yang ada di dalam OPPO Reno 10x Zoom. Ini sekaligus membuktikan bahwa smarphone tersebut akan meluncur di Indonesia dalam waktu dekat.

“OPPO Reno 10x Zoom datang sebagai solusi all-in-one untuk pecinta mobile photography. Bagaimana tidak menarik, smartphone ini telah kami bekali dengan lensa utama beresolusi tinggi 48 MP,” ujar Aryo Meidianto selaku PR Manager OPPO Indonesia.

Lebih jauh, Aryo juga menegaskan bahwa OPPO Reno 10x Zoom juga dibekali kamera dengan sudut lebar 120

derajat dan juga kamera telefoto dengan pembesaran hingga 10x. Karena itulah, Reno 10x Zoom diklaim menjadi smartphone yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen penyuka mobile photography.

Tak kalah menarik, kamera utama 48 MP dari OPPO Reno 10x Zoom telah mengadopsi sensor Sony IMX586 dengan aperture f/1.7. Teknologi lainnya yang memperkaya dukungan tiga kamera belakang OPPO Reno 10 Zoom adalah Laser Autofocus, Contrast Autofocus dan Phase Detection Autofocus.

Sementara, kamera 8 MP yang hadir dengan sudut lebar 120 derajat. Kamera ketiga yang ditanam telah mengadopsi teknologi pembesaran 10x Zoom. OPPO memanfaatkan struktur lensa periskop sehingga berhasil menempatkan lensa telefoto 13 MP pada modul setebal 6,7 mm.

Tidak hanya itu, pabrikan smartphone asal Cina ini juga telah menyematkan teknologi Optical Image Stabilization

alias OIS pada lensa telefotonya tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengurangi guncangan ketika menggambil gambar.

Keunikan pada perangkat ini juga terletak pada kamera depan yang dinamakan pivot rising camera. Ketika tidak digunakan, kamera akan tersembunyi pada bagian atas perangkat. Dengan sistem motorik, modul kamera berbentuk sirip hiu ini akan terdorong ke atas ketika aplikasi kamera depan diaktifkan.

Sumber:

https://www.quibblo.com/story/Dc4h-ndE/Racing-Horizon-Unlimited-Race-Apk

Evan Blass Bocorkan Desain Huawei Mate 10 Pro

  • March 16, 2020

Evan Blass Bocorkan Desain Huawei Mate 10 Pro

Evan Blass Bocorkan Desain Huawei Mate 10 Pro

Di pasar smartphone global, Huawei tak bisa dianggap remeh. Kabar terbaru, pabrikan smartphone asal Cina ini berhasil menempati peringkat kedua dunia dalam penjualan smartphone pada dua bulan terakhir ini, mengalah Apple.

Gosip yang tak kalah menarik, Huawei juga dikabarkan akan meluncurkan empat smartphone Mate Series pada tanggal 16 Oktober 2017 nanti. Keempat smartphone tersebut adalah Mate 10, Mate 10 Lite, Mate 10 Pro, dan Mate 10 Porsche Edition.

Untuk Mate 10 Lite atau yang mereka tuangkan ke dalam Maimang 6 dan Nova 2i, spesifikasi hardware dan bentuknya sudah kita ketahui bersama. Namun, tiga produk lainnya, yakni Mate 10, Mate 10 Pro, dan Mate 10 Porsche Edition masih misterius.

Terkait dengan hal itu, Evan Blass melalui akun Twitter miliknya

, @evleaks mencoba untuk memberikan sedikit bocoran mengenai desain Mate 10 Pro. Nampak jelas, smartphone racikan Huawei tersebut begitu terlihat cantik.

Pada bagian depannya, Mate 10 Pro memiliki layar penuh EntireView dengan bezel di sisi kiri dan kanannya yang super tipis. Sementara, Huawei juga mengemas bezel bawah dan atas layar lebih kecil dibandingkan Mate generasi sebelumnya.
Baca Juga: Review Huawei Mate 9: Smartphone Monster

Meskipun memiliki bezel bagian atas yang lebih kecil, Huawei terlihat pintar

untuk tetap memuat kamera depan. Sedangkan sensor fingerprint harus rela diposisikan di bagian belakang bersama dengan dual-camera utama.

Dual-camera yang disematkan memiliki kombinasi sensor monokrom dan RGB yang diposisikan vertikal dan keduanya memiliki aperture f/1.6. Selain itu, Huawei juga menyisipkan LED flash di sebelah kiri dan sensor fokus laser di sebelah kanan.

Tak berbeda dengan kebanyakan smartphone flagship milik Huawei lainnya

, seperti P10, lensa dual-camera yang dibenamkan ke dalam Mate 10 Pro juga menunjukkan komitmen Huawei untuk terus menggandeng Leica. Nampak jelas, teks Leica terpampang di bodi belakang perangkat.

 

Baca Juga :

Redmi Note 5, Punya Dual-camera Namun Desain Mirip Pendahulunya

  • March 16, 2020

Redmi Note 5, Punya Dual-camera Namun Desain Mirip Pendahulunya

Redmi Note 5, Punya Dual-camera Namun Desain Mirip Pendahulunya

Desas-desus Xiaomi sedang menggarap Redmi Note 5 rupanya tak lepas dari pembicaraan para pencinta setianya alias Mi Fans. Bentuk atau desain smartphone tersebut juga membuat penasaran banyak orang.

Namun tak perlu menunggu lama, gambar yang memperlihatkan perangkat yang diduga Redmi Note 5 telah bocor di internet. Satu yang perlu diingat, ini hanya gambar purwa rupa dan belum bisa dipastikan 100 persen kebenarannya.

Jika mengacu dari beberapa bocoran gambar yang ada, secara garis besar

desain Redmi Note 5 tak jauh berbeda dengan Redmi Note 4. Diperkirakan, smartphone ini dikemas dengan ukuran layar 5 inci dan bodinya berbalut logam.

Selain itu, posisi tombol kapasitifnya juga masih sama dengan pendahulunya. Desain ini pun juga mempertegas, sepertinya Xiaomi belum mau menganut pemanfaatan full screen 18:9 pada Redmi Note 5 yang sedang digarap.

Persamaan lainnya antara Redmi Note 5 dengan Redmi Note 4 adalah

penempatan tombol fisik, seperti Volume dan Power (On/Off). Selain itu peletakan port USB, speaker dan wadah SIM Card juga masih sama. Hanya saja, Redmi Note 5 diperkirakan sudah menggunakan port USB Type-C.

Kemungkinan lainnya, Redmi Note 5 juga akan mengikuti jejak Redmi Note generasi

sebelumnya, yakni pertama kali hadir dengan chipset MediaTek, lalu dibuat kembali dengan chipset racikan Qualcomm.

 

sumber :

https://blogs.uajy.ac.id/teknopendidikan/kata-motivasi/

Dijual Murah! Xiaomi Redmi 5A akan Hadir dengan RAM 3 GB

  • March 16, 2020

Dijual Murah! Xiaomi Redmi 5A akan Hadir dengan RAM 3 GB

Dijual Murah! Xiaomi Redmi 5A akan Hadir dengan RAM 3 GB

Xiaomi pada tahun 2017 ini sepertinya ingin memperlihatkan kegesitan dirinya di industri smartphone global. Seakan tak kehabisan nafas, produsen smartphone asal Cina ini terbilang getol merilis banyak smartphone di tahun ini.

Untuk kelas flagship, Xiaomi menelurkan Mi 6 yang mendapat sambutan positif dari para Mi Fans. Tak hanya itu, Xiaomi menggandeng Google juga sukses memproduksi Xiaomi Mi A1 yang dipasarkan untuk konsumen kelas menengah.

Kabar terbaru, Xiaomi sedang menggarap Redmi 5A, bahkan bocoran mengenai smartphone tersebut sudah muncul di situs sertifikasi Cina, TENAA. Disebutkan, Redmi 5A akan hadir dalam dua model dan keduanya memiliki sedikit perbedaan dalam hal spesifikasi hardware.

Model pertama akan mengusung RAM sebesar 2 GB serta internal storage berkapasitas 16 GB

. Sedang model lainnya mengusung RAM sebesar 3 GB yang ditopang dengan internal storage berkapasitas 32 GB.

Namun, kedua model Redmi 5A tersebut akan ditenagai oleh chipset yang sama, yakni Quad-core yang memiliki clock speed 1,4 GHz. Diduga, chipset tersebut adalah Snapdragon 425 yang juga pernah disisipkan oleh Xiaomi ke dalam Redmi 4A.

Persamaan lainnya, kedua model Redmi 5A tersebut akan memiliki layar berukuran 5 inci

dengan resolusi HD. Xiaomi juga membekali smartphone ini dengan kamera utama 8 MP dan kamera depan 5 MP. Tak ketinggalan, baterai yang ditanam memiliki kapasitas 3.000 mAh.

Untuk menekan harganya, kedua model Redmi 5A yang bakal dihadirkan

nanti tidak dilengkapi dengan sensor fingerprint. Tentu saja, dengan tak adanya fitur keamanan biometrik tersebut bakal disayangkan oleh para Mi Fans.

 

sumber :

https://ejournal.unib.ac.id/index.php/agrisep/comment/view/2638/0/6690

Microsoft Surface Duo 100% akan Pakai OS Buatan Google

Microsoft Surface Duo 100% akan Pakai OS Buatan Google

  • March 12, 2020

Microsoft Surface Duo 100% akan Pakai OS Buatan Google

 

Microsoft Surface Duo 100% akan Pakai OS Buatan Google
Microsoft Surface Duo 100% akan Pakai OS Buatan Google

Awal bulan ini, Microsoft telah memperkenalkan ponsel cerdas convertible/foldable pertamanya. Ya! Smartphone

tersebut dipanggil dengan nama Surface Duo. Lebih mengejutkan daripada desainnya yang futuristik adalah sistem operasi yang akan dibenamkan ke dalam Surface Duo.

Ya! Ponsel cerdas yang punya dua layar tersebut tidak akan berjalan dengan sistem operasi Windows Mobile. Microsoft mengatakan bahwa Surface Duo akan dibekali dengan sistem operasi Android. Seperti yang kita tahu, Android dikembangkan oleh Google yang merupakan salah satu pesaing terbesar Microsoft.

Sejalan dengan itu, Panos Panay yang merupakan Chief Product Officer di divisi perangkat keras Microsoft telah

membuat pernyataan yang menarik. Ia mengatakan bahwa “Android adalah sistem operasi terbaik untuk produk ini.” Ya! Tentu saja, produk yang dimaksud adalah Surface Duo.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Microsoft telah mencoba peruntungan dengan sistem operasi seluler yang disebut “Windows Mobile”. Sayangnya, sistem operasi ini tidak bisa bertahan lama. Ada beberapa alasan yang membuat OS ini runtuh, salah satunya tidak adanya aplikasi yang menarik yang bisa berjalan dengan Windows Mobile.

Walaupun Microsoft akhirnya menyerah pada sistem operasi mobile yang dikembangkannya, tetapi raksasa software asal Redmon tersebut akan tetap eksis di industri smartphone yang kini berkembang pesat. Untuk itulah mereka menelurkan sebuah perangkat yang dinamakan Surface Duo.

Panay lebih lanjut juga menegaskan bahwa “Kami ingin bertemu pelanggan di mana mereka berada dan mereka menggunakan Android.” Jelas, pernyataan yang keluar dari mulut seorang Chief Product Officer menegaskan bahwa perusahaannya tidak ingin sejarah yang kelam kembali terulang.

Sekedar mengingatkan kalian, Surface Duo dibuat dengan dua buah layar berukuran 5,6 inci. Di dalam tubuh

perangkat ini, Microsoft telah membenamkan chipset Snapdragon 855. Dalam hal ketebalan, Surface Duo memiliki ukuran 4,8 mm dan perangkat ini juga sudah dilengkapi fitur in-display fingerprint.

Sayangnya, Microsoft masih menutup banyak hal mengenai perangkat ini. Salah satu yang belum diumbar adalah dukungan baterai yang ditanam ke dalam Surface Duo. Namun, punya desain yang menarik dan berbekal sistem operasi Android, harapannya perangkat ini bisa laku dijual di pasaran.

Baca Juga:

 

 

 

vivo Rilis iQOO Neo 855, Sudah Dicekoki Fast Charging 33W

vivo Rilis iQOO Neo 855, Sudah Dicekoki Fast Charging 33W

  • March 12, 2020

vivo Rilis iQOO Neo 855, Sudah Dicekoki Fast Charging 33W

 

vivo Rilis iQOO Neo 855, Sudah Dicekoki Fast Charging 33W
vivo Rilis iQOO Neo 855, Sudah Dicekoki Fast Charging 33W

vivo telah mengumumkan kehadiran seri iQOO sebagai smartphone yang masuk ke lini gaming. Perangkat pertama

yang dihadirkan adalah iQOO dengan chipset Snapdragon 855 yang akhirnya diperbarui ke Snapdragon 855+ dan datang dengan nama baru, iQOO Pro.

Untuk menyasar konsumen yang teriak-teriak mengatakan bahwa iQOO Pro terbilang mahal, vivo menlurkan varan dengan harga yang lebh terjangkau. Ya! Perangkat tersebut datang dengan sebutan iQOO Neo yang ditenagai chipset Snapdragon 845. Kini, ada juga penerus iQOO Neo yang datang dengan nama baru, yakni iQOO Neo 855.

Dari namanya tersebut, jelas bahwa perangkat tersebut adalah versi upgrade dari sektor chipset. Ya! Smartphone

tersebut datang dengan platform Snapdragon 855. Selain itu, smartphone ini datang bersamaan dengan pengisian yang lebih cepat. Alih-alih 22,5W, sekarang Neo dapat mencapai 33W.

Teknologi pengisian cepat ini seharusnya bisa mengisi baterai 4.500 mAh 30 persen lebih cepat dari Neo lawas. Untuk sektor layar masih sama, smartphone ini datang dengan panel Super AMOLED berukuran 6,38 inci. Ada juga poni waterdrop dan pemindai sidik jari under display (in-display fingerprint).

iQOO Neo 855 juga datang dengan tga kamera di bagian belakang dan masih berjalan dengan antarmuka Funtouch 9 berbasiskan Android 9 Pie. Karena iQOO Neo 855 adalah smartphone gaming, smartphone ini memiliki beberapa dukungan optimalisasi dari sisi perangkat lunak, yakni Game Magic Box + Game Space 2.5.

Tidak ketnggalan, vivo juga sudah menyelipkan solusi liquid cooling berupa pipa panjang yang tipis dengan liquid di dalamnya. Ada juga dukungan fitur manajemen termal Cooling Turbo yang “secara efesien dapat mereduksi” panas di seluruh perangkat, termasuk CPU serta GPU.

Pensaran dengan harganya? vivo iQOO Neo 855 datang dalam tiga warna pilihan, yakni Purple, Aurora White, dan

Black. Ya! Dipasarkan perdana di Cina, iQOO Neo 855 punya empat varian dan yang paling rendah adalah RAM 6 GB + ROM 64 GB yang dijual seharga CNY 1.998 atau sekitar Rp3,9 juta.

Nah! Varian yang paling tinggi adalah RAM 8 GB dengan internal storage berkapasitas 256 GB. Untuk varian ini, vivo telah membekali penyimpanan internalnya dengan teknologi UFS 3.0. Untuk harganya, varian ini dibanderol seharga CNY 2.698 atau sekitar Rp5,3 juta.

Sumber:

https://www.emailmeform.com/builder/form/20tX06ZxTbI6

Smartwatch OPPO akan Dibuat dengan Desain Persegi Panjang

Smartwatch OPPO akan Dibuat dengan Desain Persegi Panjang

  • March 12, 2020

Smartwatch OPPO akan Dibuat dengan Desain Persegi Panjang

 

Smartwatch OPPO akan Dibuat dengan Desain Persegi Panjang
Smartwatch OPPO akan Dibuat dengan Desain Persegi Panjang

Xiaomi pada tanggal 5 November 2019 bakal merilis Mi CC9 Pro. Bersama datangnya Mi CC9 Pro, dikabarkan

Xiaomi juga akan merilis jam tangan pintar Mi Watch atau ada juga yang menyebutnya Xiaomi Watch. Desain mengenai jam tangan pintar milik Xiaomi itu pun sudah disebarluaskan oleh Lei Jun.

Sementara banyak orang yang menunggu-nunggu kehadiran Mi Watch, satu hal yang terus menjadi pembicaraan para penggemar gadget di internet adalah kemiripan desain jam tangan pintar tersebut. Ya! Mi Watch atau Xiaomi Watch disebut-sebut punya desain yang mirip dengan Apple Watch.

Nah! Vice President OPPO, Brian Shen pasti telah ikut membaca tulisan dan berita utama mengenai desain Xiaomi Watch. Oleh karena itu, ia mengungkapkan bahwa jam tangan pintar yang sedang digarap OPPO akan datang dengan desain yang benar-benar berbeda.

Dalam sebuah postinganya di Weibo, Brian Shen menuliskan bahwa jam tangan pintar yang dikembangkan OPPO

akan memiliki desain berbentuk persegi panjang. Ia juga menambahkan bahwa pastinya tak sedikit orang akan membandingkan dengan jam tangan pintar milik OPPO tersebut dengan yang lainnya.

Bukan tanpa alasan OPPO akan membuat smartwatch dengan desain persegi panjang. Hal ini dikatakan oleh Brian Shen bahwa desain persegi panjang tentunya akan lebih baik dalam menyajikan informasi yang ditampilkan dibandingkan dengan desain berbentuk lingkaran.

Meski begitu, Brian Shen juga mengakui bahwa jam tangan berbentuk lingkaran juga terlihat lebih baik. Pasalnya, hingga saat ini masih banyak yang membuat seperti itu. Contoh yang bisa kita lihat bersama adalah Galaxy Active2 yang dibuat oleh Samsung atau Watch GT 2 yang dikembangkan oleh Huawei.

Kembali ke Xiaomi Watch, jam tangan ini dibuat berbentuk persegi sehingga tak sedikit orang yang mengatakan bahwa jam tangan pintar ini meniru desain Apple Watch. Pada akhirnya tak sedikit orang yang juga berkata bahwa Xiaomi “malas” untuk berpikir lebih jauh dalam hal desain jam tangan pintar yang dikembangkannya.

Jika Xiaomi baru akan merilis jam tangan pintarnya ini pada tanggal 5 November 2019 nanti, belum ada kabar dari

mulut Brian Shen, kapan smartwatch milik OPPO tersebut akan melenggang resmi. Jadi, kita tunggu saja pabrikan asal Cina tersebut yang berjanji untuk melengkapi portofolionya dengan menghadirkan jam tangan pintar.

Sumber:

https://pitchengine.com/danuaji/2020/03/08/avira-antivirus-security/002518186563079410918