FUNGSI KOMUNIKASI NONVERBAL

  • February 19, 2020

Table of Contents

FUNGSI KOMUNIKASI NONVERBAL

FUNGSI KOMUNIKASI NONVERBAL

Ada lima fungsi komunikasi non verbal :
Mengulang (Repeating)

Mengulang kembali gagasan yang sudah disajikan secara verbal. Misalnya :
Saya menggelengkan kepala untuk mengulangi pesan verbal “Saya tidak mau.”
Saya menggerakkan kepala atau tangan untuk mengulangi pesan verbal “Ayo kita pergi.”

Melengkapi (Complementing)
Melengkapi pesan yang sudah dikomunikasikan secara verbal. Misalnya :
Saya tersenyum ketika menceritakan kisah lucu.
Saya menggelengkan kepala ketika menceritakan ketidakjujuran seseorang.

Mengganti (Substituting)
Menggantikan pesan verbal. Misalnya :
Saya menggelengkan kepala untuk menggantikan kata “tidak”.
Saya mengacungkan jempol untuk menggantikan kata “oke”.

Mengatur (Regulating)
Mengatur arus pesan verbal dengan menggunakan gerak-gerik nonverbal. Misalnya :
Saya mengangkat tangan untuk memperlihatkan bahwa saya belum selesai bicara.
Saya mengerutkan bibir untuk menunjukkan bahwa saya ingin mengatakan sesuatu.

Menunjukkan kontradiksi (Contradicting)
Mempertentangkan pesan verbal kita dengan gerakan nonverbal dengan sengaja. Misalnya :
Saya mencibirkan bibir saat memuji prestasi teman sambil berkata, “Kamu memang hebat”.
Saya menggaruk-garuk kepala saat menjawab pertanyaan guru mengapa saya tidak masuk sekolah, sambil berkata “Saya sakit, Bu.”

KETERBATASAN DALAM KOMUNIKASI NONVERBAL
Maksud dari keterbatasan adalah bahwa komunikasi nonverbal masih dapat dilakukan hanya saja dilakukannya tidak optimal karena adanya batasan-batasan atau kekurangan dari komunikasi nonverbal.

Sumber : https://anchorstates.net/