Keterbatasan UU No. 36 telekomunikasi

  • November 1, 2019

Keterbatasan UU No. 36 telekomunikasi

 

Keterbatasan UU No. 36 telekomunikasi

Berkembangnya teknologi di dalam bidang telekomunikasi memberikan dampak yang cukup signifikan di dalam tatanan kenegaraan. Berdasarkan isi dari Undang-Undang No. 36  mengenai Telekomunikasi pasal 1 ayat 1, menyatakan bahwa “Telekomunikasi adalah setiap pemancaran, pengiriman, dan atau penerimaan dari setiap informasi dalam bentuk tanda2, isyarat, tulisan, gambar, suara, dan bunyi melalui sistem kawat, optik, radio, atau sistem elektromagnetik lainnya”.

Dari pernyataan tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa media internet pun termasuk ke dalam alat komunikasi yang dimaksud. Segala macam bentuk penyalahgunaan dalam penggunaan alat  telekomunikasi yang disebut dalam undang-undang telah diatur dalam beragam pasal sesuai dengan jenis penyalahgunaannya masing-masing. Pihak yang melakukan penyalahgunaan akan dijerat dengan hukum pindana dengan hukuman terberat 15 tahun penjara dan dengan sebesar 600 juta rupiah.

Oleh sebab itu, pendapat saya mengengenai UU tersebut, dengan ketentuan pidana yang begitu berat, penggunaan teknologi dapat dibatasi agar tidak merugikan pihak lain. Kesimpulannya adalah tidak terdapat keterbatasan dalam Undang-Undang No 36 tentang telekomunikasi selama pihak yang menggunakan Undang-Undang  mengerti  dan memahami secara penuh isi dari UU tersebut. Sehingga tujuan awal dari UU untuk melindungi hak orang lain tidak berbalik merugikan.

Sumber : https://sam-worthington.net/