Makanan Sebagai Zat Pembangun

  • September 21, 2019

Makanan Sebagai Zat Pembangun

Makanan Sebagai Zat Pembangun

Berikut ini merupakan teori olahraga yang saya dapatkan pada saat SMA!

Zat-zat yang diperlukan sebagai zat pembangun adalah protein, lemak, dan mineral. Fungsi zat pembangun adalah untuk membangun semua jaringan yang selanjutnya dapat melancarkan segala proses di dalam tubuh, dan untuk membangun jaringan tubuh yang mempengaruhi perkembangan mental dan kecerdasan. Untuk zat pembangun ini yang terpenting adalah protein, walaupun zat mineral pun juga penting.

Yang disebut mineral adalah garam atau zat-zat penting untuk pembentukan tubuh. Garam-garam mineral banyak dibutuhkan oleh ibu yang sedang hamil. Zat-zat mineral, antara lain :

  1. Fe (zat besi) yang diperlukan untuk pembentukan sel-sel darah merah. Bahan pangan yang mengandung zat besi adalah susu, telur, daging, sayuran hijau (ketela pohon). Orang yang kekurangan zat besi biasanya bermuka pucat. Dialami oleh orang yang sakit atau baru sembuh dari sakit. Orang sakit, mulutnya terasa pahit, sehingga makanan juga ikut pahit, kecuali air gula. Cara menyembuhkan orang tersebut adalah dengan memakan makanan yang rasanya pahit.
  2. Ca (kalsium) diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi. Bahan makanan yang mengandung kalsium adalah jenis ikan yang dapat dimakan dengan durinya, susu, telur. Ikan yang dapat dimakan dengan durinya adalah teri (untuk membantu pembentukan tulang dan gigi). Gigi pada bayi belum tumbuh, alasannya adalah zat kalsium kurang banyak diberikan dan pengaruh zat gula yang terlalu berlebihan. Jadi, bayi bila diberi susu tidak boleh menggunakan gula.
  3. P (fosfor) diperlukan untuk membantu metabolisme hidrat arang di dalam tubuh. Bahan makanan yang merupakan sumber fosfor adalah sebangsa kacang-kacangan. Orang yang mati bila telah membusuk, fosfornya akan keluar (berbentuk uap).

Mengapa kita dapat merasa lelah? Karena, pada saat beraktivitas, terjadi pembakaran. Ketika terjadi pembakaran, ada zat-zat sampah yang bernama asam laktat. Semakin lama, asam laktat semakin banyak hingga akhirnya menumpuk dan mengganggu peredaran darah. Cara menghilangkan asam laktat adalah dengan dipijat, dengan harapan agar asam laktat tersebut dapat larut bersama darah.

Tingkat kelelahan seorang atlet, apabila dia mempunyai denyut sebanyak 250 kali per menit. Asam laktat keluar tubuh melalui urine, keringat, dan anus. Menghilangkan lelah juga dapat dengan cara merendamnya dengan air hangat dan kemudian dipijat.

Sumber : https://filehippo.co.id/