Mendikbud Dampingi Menko PMK Bagikan Bantuan Pendidikan

  • July 29, 2019

Mendikbud Dampingi Menko PMK Bagikan Bantuan Pendidikan

Mendikbud Dampingi Menko PMK Bagikan Bantuan Pendidikan

Kemendikbud — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)

Muhadjir Effendy mendampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani memberikan bantuan pendidikan di Klaten dan Boyolali (12/12/2017).

Dalam sambutannya, Menteri Puan berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi kegiatan belajar mengajar siswa. “Saya berharap (bantuan komputer) ini dapat diterima dengan baik. Karena tujuannya adalah untuk membantu anak-anak belajar lebih baik, apa lagi kalau di sekolah sudah terpasang internet,” tutur Puan saat memberikan sambutannya.

Selain itu, ia juga berpesan agar sekolah lebih berhati-hati dalam menyimpan

komputer-komputer tersebut, mengingat kondisi cuaca yang sudah musim hujan. Jangan sampai barang elektronik tersebut disimpan di tempat yang rawan kebocoran. “Saya akan memantau melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, apakah komputer tersebut awet atau tidak,” katanya.

Dalam waktu yang sama, Mendikbud dan Menko PMK juga membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk wilayah kabupaten Klaten dan Boyolali. Terkait KIP ini, Puan berpesan agar dana yang diperoleh dipergunakan sesuai kebutuhan pendidikan. Ia juga berpesan kepada guru-guru untuk dapat membantu pengambilan KIP.

“Untuk anak SD SMP itu bisa diambil di bank BRI, untuk anak SMA dan SMK

melalui bank BNI. Saya minta nanti pada waktu pengambilannya ini, kepala sekolah dan guru bisa membantu, sehingga anak-anak itu tidak berebutan dan mengantre dengan benar,” jelasnya.

Bantuan pendidikan yang diberikan berupa 160 unit komputer yang dibagikan ke delapan sekolah di kabupaten Klaten dan Boyolali. Setiap sekolah mendapatkan 20 unit komputer. Sekolah tersebut adalah SMP Negeri 1 Cawas, SMP 3 Bayat, SMP 1 Wedi, dan SMP 3 Gantiwarno di Klaten serta SMPN 4 Ampel, SMP Negeri 4 Boyoyali, SMP Negeri 3 Juwangi, dan SMP Negeri 1 Ngemplak. Selain itu, pemerintah memberikan buku bacaan ke sekolah-sekolah tersebut. Khusus untuk KIP, hingga saat ini, pemerintah telah menyalurkannya kepada 19.4 juta anak usia sekolah di jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK se-Indonesia. (Wahyuningsih Tri Pambudi Sukamto/Aji Shahwin)

 

Baca Juga :