Nilai Ujian Nasional 2019 di Jabar Meningkat

  • August 26, 2019

Nilai Ujian Nasional 2019 di Jabar Meningkat

Nilai Ujian Nasional 2019 di Jabar Meningkat

Rerata nilai Ujian Nasional (UN) 2019 di Jawa Barat (Jabar) meningkat.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), seluruh jenjang SMA/MA jurusan IPA, IPS, dan bahasa serta jenjang MA jurusan agama dan jenjang SMK mengalami peningkatan.

Pada jenjang SMA jurusan IPA, rerata nilai UN meningkat dari 50,20 menjadi 52,43. Sedangkan jurusan IPS meningkat dari 47,92 menjadi 49,74, begitupun dengan jurusan bahasa yang naik dari 58,99 menjadi 59,36.

Untuk jenjang SMK, rerata hasil UN mencapai 45,84. Meningkat 2,02 dari tahun sebelumnya yang hanya 43,82.

Kemudian di jenjang MA, rerata jurusan IPA melonjak dari 50,20 menjadi 52,43

. Jurusan IPS meningkat dari 47,92 menjadi 49,74. Sedangkan di jurusan bahasa, rerata nilai meningkat dari 55,18 menjadi 56,68. Untuk rerata jurusan agama meningkat dari 56,41 menjadi 56,81.

Sekretaris Dinas Pendidikan Jabar, Firman Adam mengapresiasi peningkatan hasil UN tersebut. “Hasil ini bisa menjadi gambaran bagi sekolah untuk memperbaiki proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Dengan demikian, hasil UN tahun selanjutnya dapat ditingkatkan,” ucapnya saat dihubungi, Senin (13/5/2019).

Firman berharap hasil tersebut mampu memotivasi peserta didik yang akan melaksanakan UN tahun depan. “Mereka harus mampu meraih prestasi yang lebih optimal dari kakak kelasnya,” imbaunya.

Sementara itu, sekolah dengan rerata tertinggi di Jabar, yaitu SMKN 1 Cimahi

meraih nilai 66,71 dan menjadi sekolah peringkat kelima dengan rata-rata nilai UN tertinggi.

Wakil Kepala SMKN 1 Cimahi Bidang Kesiswaan, Tedi Rahmat Santosa mengatakan, capaian tersebut tak lepas dari kerja keras seluruh tenaga pendidik yang berupaya optimal memberikan pembelajaran terbaik bagi siswa.

“Kita mengupayakan agar KBM berjalan efektif dan efisien bagi siswa. Kita juga memaksimalkan program pemantapan yang telah dijadwalkan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Tedi, penerapan kedisiplinan kepada siswa pun memiliki kolerasi atas hasil yang diraih. “Hasil ini tak lepas dari pendidikan karakter, khususnya kedisiplinan yang diterapkan di sekolah,” pungkasnya.***

 

Baca Juga :