Siswa Berkebutuhan Khusus juga Berprestasi

  • August 31, 2019

Siswa Berkebutuhan Khusus juga Berprestasi

Siswa Berkebutuhan Khusus juga Berprestasi

Jangan nilai orang dari penampilannya,” itulah pepatah yang tepat disematkan kepada siswa

berkebuhutan khusus. Meski digolongkan sebagai siswa yang memiliki kekurangan baik secara fisik ataupun mental, namun potensi dan kemampuan yang mereka punya setara, bahkan melebihi siswa pada umumnya.

Menurut Guru SLBN Centra 2 PKPLK Kota Cimahi, Firly Ratna Fauzia mengatakan, seluruh siswa pasti memiliki keahlian tersendiri, tak terkecuali siswa berkebutuhan khusus. “Mungkin secara koginitf kalah, namun dari psikomotorik, daya kreativitas mereka enggak kalah,” ucap Firly, Jumat 20 Juli 2018 di Grand Hotel Lembang dalam rangkaian Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Provinsi Jawa Barat 2018.

Ini merujuk pada prestasi yang diraih oleh siswa berkebutuhan khusus, baik ditingkat

daerah, nasional maupun internasional. Masih menurut Firly, jika diasah dengan tepat, potensi siswa bekebutuhan khusus akan berkembang dengan baik.

Hal senada pun diungkapkan oleh Guru SLB Al Hikmah Padalarang, Asep Saepudin. Ia menilai, siswa berkebutuhan khusus memiliki keahlian tak kalah dari para siswa. Bahkan, dari kekurangannya tersebut dapat didapati kelebihan dengan pendampingan dari pihak sekolah.

“Siswa yang tunarungu misalnya, saat mereka melukis, mereka akan lebih fokus

dalam proses pengerjaanya, juga dalam bidang tari, siswa yang tunarungu dapat mengandalkan getaran suara agar gerakannya selaras dengan musik,” ujar Asep masih ditempat yang sama.

Seniman Lukis, Yusuf Efendi menilai, tak ada perbedaan antara siswa berkebuthan khusus dengan siswa pada umumnya, karena dari prespektif seni, kreativitas seseorang pasti memiliki ke khasannya masing-masing. Ia juga tak menampik jika kekurangan mereka bisa dirubah menjadi kelebihan.

“Iya bisa saja mereka, siswa tunarungu bisa lebih fokus saat melukis karena kita mencoba memahami posisi mereka,” tutur Juri Melukis di FLS2N tersebut.

Menurut Wakil Kepala Sekolah SD Muhammadiyah VII Kota Bandung, Mulyanti mengatakan, agar dipati potensi yang mereka miliki, guru harus menemukan metode pembelajaran yang tepat disekolah. Salah satunya adalah mengetahui latar belakang siswa, baik itu tentang kepribadiannya, keseharianya juga bahkan keadaan keluargnya.

“Beberapa siswa yang aya ajar, ternyata mereka membutuhkan afeksi lebih dari guru karena keadaan dirumah. Hal seperti ini penting dalam proses pengembangan potensi anak,” katanya saat ditemui di SD Muhammadiyah VII Kota Bandung, Jumat, 20 Juli 2018.***

 

Baca Juga :

Kota Cimahi dan Kabupaten Garut Jawara O2SN Cabor Bulutangkis

  • August 31, 2019

Kota Cimahi dan Kabupaten Garut Jawara O2SN Cabor Bulutangkis

Kota Cimahi dan Kabupaten Garut Jawara O2SN Cabor Bulutangkis

Dalam lanjutan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (2018) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2018, Cabang Olahraga (Cabor) Bulutangkis Putra dan Putri memasuki final di GOR Lodaya, Kota Bandung, Kamis (26/7/18). Atlet Kontingen Kota Cimahi, Reza Trisnawibawa dan Kontingen Kabupaten Garut, Hanna Sri Najilah keluar sebagai jawara dan akan mewakili Jawa Barat di O2SN Tingkat Nasional.

Dilaga Final, Reza berhasil menundukkan Kontingen Kabupaten Bogor

, Muhammad Khadafi Amri. Set pertama berjalan sengit dengan kejar mengejar skor. Reza dan Khadafi saling melancarkan serangan dan bertahan dengan baik. Namun, kelengahan Khadafi dalam mengantisipasi serangan membuat Reza unggul di set pertama, 21-18.

Di set kedua, Reza semakin menemukan permainan terbaiknya. Berbanding terbalik dengan Khadafi yang kehilangan ritme permainan. Reza unggul 9-0 di awal babak dengan memaksa Khadafi melakukan reli panjang yang tak bisa ia menangi. Sempat melawan di pertengahan babak dengan kelincahan dan kekuatan smash nya, Khadafi dipaksa mengakui keunggulan Reza dengan skor 21-11.

Sedangkan di tunggal putri, pertandingan antara Hanna dan Kontingen

Kabupaten Bogor, Ivanna Celia Handoyo berjalan sengit. Bermain ofensif, Ivanna suskes unggul di set pertama, 18-21. Namun perlahan, Hanna yang di set kedua bermain lebih tenang mampu mengimbangi permainan Ivanna. Alhasil, kejelian Hanna menempatkan bola diruang kosong yang tak bisa jangkau lawannya membuat ia unggul di set kedua, 21-15. Pemenang pun ditentukan lewat set ketiga.

Di set terakhir, Hanna semakin mendominasi pertandingan dan merepotkan Ivanna. Stamina menjadi pembeda di set ketiga ini. Hanna yang dapat mengatur tempo pertandingan berhasil menundukkan perjuangan Ivanna dengan skor 21-13.

Reza mengaku bahagia dan senang dapat keluar sebagai juara. Ia pun berjanji

akan menampilkan yang terbaik untuk Jawa Barat. “sekarang saya kelas dua belas, ini tahun terakhir saya dan saya akan beri yang terbaik untuk Jawa Barat,” ucap siswa SMA Pasundan Kota Cimahi tersebut.

Reza mengenal Bulutangkis lewat tayangan televisi. Sejak sekolah dasar, ia mengidolakan Taufik Hidayat sebagai idola sekaligus insipirator untuk mendalami olahraga yang berasal dari India ini. “Terinspirasi dari Taufik Hidayat, mulai dari sana fokus mendalami bulutangkis samping sekarang,” tambah Reza

Hal senada pun diucapkan oleh Hanna. Hanna yang sudah mengenal Bulutangkis sedari kelas satu sekolah dasar tersebut berjanji akan menampilkan yang terbaik di kancah nasional. “Bangga bisa banggakan sekolah dan kabupaten, harapannya bisa meraih emas di Nasional, yang pasti ingin tampil lebih baik dan lebih baik lagi,” pungkas siswa SMAN 4 Garut tersebut.

Hanna mengatakan, peran Ayah sangat berpengaruh dalam karir bulutangkis. “Saya kenal bulutangkis dari Ayah, soalnya Ayah suka badminton dan dirumah Ayah punya lapangan bulutangkis, jadi mulai dikenalin dari sana,” kenang Hanna.***

 

Sumber :

https://cloudsoftwareprogram.org/doa-selamat-dunia-akhirat/

Jangan Bebani Siswa dengan Pekerjaan Rumah

  • August 31, 2019

Jangan Bebani Siswa dengan Pekerjaan Rumah

Jangan Bebani Siswa dengan Pekerjaan Rumah

Pekerjaan Rumah (PR) yang selama ini diberikan guru kepada siswa harus bersifat fleksibel.

Hal ini diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Muhadjir mengimbau guru untuk mengkaji lagi fungsi pemberian PR kepada siswa.

“Jadi (PR) sifatnya fleksibel saja. Jika siswa tak perlu diberi PR, jangan dicari-cari alasan supaya ada PR. Guru harus bisa membuat caranya sendiri agar pembelajaran bisa dituntaskan di sekolah,” kata Muhadjir di Jakarta, pada Jumat, 20 Juli 2018 seperti dilansir dari kemdikbud.go.id.

Muhadjir menegaskan, jangan sampai pemberian PR dapat menjadi beban bagi siswa.

Guru diminta mengembangkan cara belajar yang tuntas. PR harus disesuaikan dengan kebutuhan siswa, dan tidak selalu dikaitkan dengan mata pelajaran. Seperti anjuran Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, PR yang tidak dikaitkan mata pelajaran contohnya adalah meminta siswa membantu orang tua di rumah hingga menjenguk temannya yang sakit.

“Jadi PR jangan selalu dikaitkan dengan mata pelajaran. Sebaiknya (materi belajar)

dituntaskan di sekolah. Tapi kalau terpaksa (memberikan PR), harus diracik menunya agar sesuai dengan anak,” kata Muhadjir.

Dalam memberikan PR, guru harus memahami terlebih dahulu fungsi PR tersebut untuk siswa. Menurut Muhadjir, setidaknya ada tiga fungsi PR untuk siswa, yaitu pengayaan, penguatan dan pengulangan. Untuk beberapa hal yang bersifat praktis, Muhadjir menjelaskan, PR tetap masih dibutuhkan.

“Untuk hal-hal yang sifatnya praktis, itu memang dibutuhkan untuk membuat PR. Tidak cukup dituntaskan di sekolah,” ujar Muhadjir.***

 

Sumber :

https://earlraytomblin.com/doa-sebelum-tidur/

Nilai Ujian Nasional 2019 di Jabar Meningkat

  • August 26, 2019

Nilai Ujian Nasional 2019 di Jabar Meningkat

Nilai Ujian Nasional 2019 di Jabar Meningkat

Rerata nilai Ujian Nasional (UN) 2019 di Jawa Barat (Jabar) meningkat.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), seluruh jenjang SMA/MA jurusan IPA, IPS, dan bahasa serta jenjang MA jurusan agama dan jenjang SMK mengalami peningkatan.

Pada jenjang SMA jurusan IPA, rerata nilai UN meningkat dari 50,20 menjadi 52,43. Sedangkan jurusan IPS meningkat dari 47,92 menjadi 49,74, begitupun dengan jurusan bahasa yang naik dari 58,99 menjadi 59,36.

Untuk jenjang SMK, rerata hasil UN mencapai 45,84. Meningkat 2,02 dari tahun sebelumnya yang hanya 43,82.

Kemudian di jenjang MA, rerata jurusan IPA melonjak dari 50,20 menjadi 52,43

. Jurusan IPS meningkat dari 47,92 menjadi 49,74. Sedangkan di jurusan bahasa, rerata nilai meningkat dari 55,18 menjadi 56,68. Untuk rerata jurusan agama meningkat dari 56,41 menjadi 56,81.

Sekretaris Dinas Pendidikan Jabar, Firman Adam mengapresiasi peningkatan hasil UN tersebut. “Hasil ini bisa menjadi gambaran bagi sekolah untuk memperbaiki proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Dengan demikian, hasil UN tahun selanjutnya dapat ditingkatkan,” ucapnya saat dihubungi, Senin (13/5/2019).

Firman berharap hasil tersebut mampu memotivasi peserta didik yang akan melaksanakan UN tahun depan. “Mereka harus mampu meraih prestasi yang lebih optimal dari kakak kelasnya,” imbaunya.

Sementara itu, sekolah dengan rerata tertinggi di Jabar, yaitu SMKN 1 Cimahi

meraih nilai 66,71 dan menjadi sekolah peringkat kelima dengan rata-rata nilai UN tertinggi.

Wakil Kepala SMKN 1 Cimahi Bidang Kesiswaan, Tedi Rahmat Santosa mengatakan, capaian tersebut tak lepas dari kerja keras seluruh tenaga pendidik yang berupaya optimal memberikan pembelajaran terbaik bagi siswa.

“Kita mengupayakan agar KBM berjalan efektif dan efisien bagi siswa. Kita juga memaksimalkan program pemantapan yang telah dijadwalkan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Tedi, penerapan kedisiplinan kepada siswa pun memiliki kolerasi atas hasil yang diraih. “Hasil ini tak lepas dari pendidikan karakter, khususnya kedisiplinan yang diterapkan di sekolah,” pungkasnya.***

 

Baca Juga :

PPDB Zonasi KETM 2019

  • August 26, 2019

PPDB Zonasi KETM 2019

PPDB Zonasi KETM 2019

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu

(KETM) merupakan PPDB jalur zonasi yang ditujukan bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu, dibuktikan dengan kepemilikan dokumen program penanganan keluarga ekonomi tidak mampu dari pemerintah.

Dokumen yang dibutuhkan, antara lain Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Pra-Sejahtera (KPS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan kartu penanggulangan kemiskinan lainnya sesuai dengan pemerintah pusat atau daerah. Seleksi jalur KETM tetap menghitung jarak domisili calon peserta didik dengan sekolah yang dituju.

Calon peserta didik dari KETM yang tidak mempunyai kartu program penanganan KETM,

bisa melampirkan surat keterangan dari kepala sekolah asal yang menyatakan ketidakmampuannya berdasarkan data di jenjang sekolah menengah pertama (SMP)/madrasah tsanawiyah (MTs.) atau sederajat. Selain itu, surat pakta integritas dari kepala sekolah asal yang menyatakan kebenaran atas data KETM sang calon peserta didik.

Sementara itu, bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) bisa melampirkan bukti surat hasil diagnosis atau penilaian kekhususan dari ahli atau pokja pendidikan inklusi. Untuk ABK, menyesuaikan dengan sistem zonasi.

Persyaratan yang harus dilampirkan sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB 2019 tetap sama

, yaitu membawa fotokopi yang dilegalisasi pejabat berwenang. Seperti, ijazah, Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN), piagam prestasi tertinggi, fotokopi akta kelahiran, kartu keluarga, surat keterangan domisili, surat penugasan orang tua (khusus anak perpindahan), dan surat keterangan sehat dari dokter.***

 

Sumber :

https://vidmate.co.id/

Nilai UN 2019 Jenjang SMA/SMK Meningkat

  • August 26, 2019

Nilai UN 2019 Jenjang SMA/SMK Meningkat

Nilai UN 2019 Jenjang SMA SMK Meningkat

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

(Kemendikbud), Totok Suprayitno mengungkapkan bahwa nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) jenjang sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) tahun ini mengalami kenaikan. Hal tersebut disampaikan Totok pada acara Taklimat Media mengenai hasil UN tahun 2019 di Kantor Kemendikbud Jakarta, Selasa (7/5/2019) seperti dilansir akun media sosial Kemdikbud.ri.

Kenaikan nilai rata-rata UN SMA dan SMK, lanjutnya, khususnya tahun ini meningkat dibandingkan tahun kemarin. Di antaranya, mata pelajaran matematika meningkat 1,53 poin, bahasa Inggris naik 1,19 poin, bahasa Indonesia naik 1,9 poin, dan teori kejuruan naik 1,4 poin.

“Sedangkan nilai rata-rata UN SMA meningkat, khususnya di kelas ilmu pengetahuan alam

(IPA). Pada pelajaran bahasa Indonesia naik 1,58 poin, matematika naik 2,04 poin, bahasa Inggris naik 0,06 poin, fisika naik 2,2 poin, dan biologi naik 1,83 poin. Tetapi, untuk mata pelajaran kimia turun 0,22 poin dan masalah ini masih diteliti,” ujar Totok.

Untuk kelas ilmu pengetahuan sosial (IPS), tambahnya, terjadi kenaikan 0,34 poin untuk bahasa Indonesia, matematika naik 1,42 poin, bahasa Inggris naik 2,15 poin, dan geografi naik 0,13 poin. Selanjutnya di kelas bahasa, mata pelajaran bahasa Indonesia naik 1,4 poin, bahasa Inggris 1,56 poin, matematika naik 2,22 poin, sastra naik 0,03 poin, antropologi naik 1,27 poin, dan bahasa asing naik 0,12 poin.

Kemudian nilai rata-rata jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK), lanjutnya

, bahasa Indonesia 65,72, bahasa Inggris 35,36, matematika 35,26, dan teori kejuruan nilai rata-rata 44,12 atau secara keseluruhan nilai rata-rata 46,72.

“Kemendikbud telah mengirimkan hasil UN ke setiap daerah untuk ditindaklanjuti hasil diagnosisnya. Hasil UN bisa menjadi refleksi tentang kekurangan dan kelebihan agar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas siswa, guru, dan sekolah di daerah masing-masing,” ujarnya.***

 

Sumber :

https://daftarpaket.co.id/

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

  • August 23, 2019

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Trik Memburu Sunset dan Sunrise Lewat Google

Mau tahu kapan matahari terbit atau terbenam di suatu wilayah? Google memiliki sebuah cara sederhana untuk melakukan itu.

Saat mengunjungi suatu wilayah, ada kalanya kita perlu tahu kapan waktu matahari terbit dan terbenam di tempat itu. Kegunaannya cukup banyak, misalnya untuk memperkirakan kapan waktu Subuh berakhir dan Maghrib dimulai bagi pemeluk agama Islam.

Fungsi lainnya, ini akan berguna sekali bagi mereka yang mau melakukan sesi pemotretan. Mengetahui kapan waktu matahari tenggelam untuk dijadikan latar akan sangat membantu dalam membuat rencana pergi ke lokasi.

Nah, lewat Google, hal itu bisa dilakukan dengan langkah mudah berikut ini:

  1. Buka Google.com
  2. Ketikkan “sunrise [nama kota]” (tanpa tanda kutip, ganti [nama kota] dengan kota yang diinginkan). Contohnya: “Sunrise Jakarta” akan memunculkan informasi waktu 5:49 pm ditambah keterangan ‘6 hours 58 minutes from now‘ di bawahnya
  3. Untuk waktu matahari terbenam, ganti “sunrise” dengan “sunset”

Baca Juga :

ISU-ISU AKUNTANSI INTERNASIONAL

  • August 23, 2019

ISU-ISU AKUNTANSI INTERNASIONAL

ISU-ISU AKUNTANSI INTERNASIONAL

Definisi akuntansi internasional

Konsep dari akuntansi universal atau dunia adalah yang paling luas ruang lingkupnya. Konsep ini mengarahkan akuntansi internasioanal menuju formulasi dan studi atas satu kumpulan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima secara universal. Tujuannya adalah untuk mendapatkan satu standardisasi lengkap atas prinsip-prinsip akuntansi secara internasional.

Di dalam kerangka kerja konsep ini, akuntansi internasional dianggap sebagai sebuah sistem universal yang dapat diterapkan di semua negara. Sebuah seperangkat prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum (generally accepted accounting principles-GAAP) yang diterima di seluruh dunia, seperti yang berlaku di Amerika Serikat, akan dibentuk. Praktik dan prinsip-prinsip yang dikembangkan akan dapat diberlakukan di seluruh negara. Konsep ini akan menjadi sasaran tertinggi dari suatu sistem internasional.

Konsep dari akuntansi komparatif atau akuntansi internasional mengarahkan akuntansi internasional kepada studi dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan nasional di dalam skuntansi. Hal ini meliputi :

1. Kesadaran akan adanya keragaman internasional di dalam akuntansi perusahaan dan praktik-praktik pelaporan.

2. Pemahaman akan prinsip-prinsip dan praktik-praktik akuntansi dari masing-masing negara.

3. Kemampuan untuk menilai dampak dari beragamnya praktik-praktik akuntansi pada pelaporan keuangan.

Munculnya paradigma baru di dalam akuntansi internasional memperluas kerangka kerja dan pemikiran untuk memasukkan ide-ide baru dari akuntansi internasional. Sebagai akibatnya, terbit daftar yang sangat panjang akan konsep-konsep dan teori-teori akuntansi yang dibuat oleh Amenkhienan untuk memasukkan hal-hal sebagai berikut :

1. Teori universal atau dunia

2. Teori multinasional

3. Teori komparatif

4. Teori transaksi-transaksi internasional

5. Teori translasi

Masing-masing teori-teori di atas memberikan dasar bagi pengembangan dari sebuah kerangka kerja konseptual untuk akuntansi internasional. Meskipun akan terdapat argumentasi mengenai teori manakah yang akan lebih disukai.

Harmonisasi standar akuntansi

Arti harmonisasi standar akuntansi

Istilah harmonisasi sebagai kebalikan dari standardisasi memilki arti sebuah rekonsiliasi atas berbagai sudut pandang yang berbeda. Istilah ini lebih bersifat sebagai pendekatan praktis dan mendamaikan daripada standardisasi, terutama jika standardisasi berarti prosedur-prosedur yang dimiliki oleh satu negara hendaknya diterapkan oleh semua negara yang lain. Harmonisasi menjdai suatu bagian yang penting untuk menghasilkan komunikasi yang lebih baik atas suatu informasi agar dapat diartikan dan dipahami secara internasional.

Definisi dari harmonisasi tersebut dianggap lebih realistis dan memiliki kemungkinan lebih besar untuk diterima daripada standardisasi. Setiap negara asal memiliki kumpulan aturan, filosofi, dan sasarannya masing-masing di tingkat nasional, yang ditujukan pada perlindungan atau pengendalian dari sumber-sumber daya nasional.

Manfaat dari harmonisasi

Terdapat bermacam-macam keuntungan dari harmonisasi. Pertama, bagi banyak negara, belum terdapat suatu standar kodifikasi akuntansi dan audit yang memadai. Standar yang diakui secara internasional tidak hanya akan mengurangi biaya penyiapan untuk negara-negara tersebut melainkan juga memungkinkan mereka untuk dengan seketika menjadi bagian dari arus utama standar akuntansi yang berlaku secara internasional.

Kedua, internasionalisasi yang berkembang dari perekonomian dunia dan meningkatnya saling ketergantungan dari negara-negara di dalam kaitannnya dengan perdagangan dan arus investasi internasional adalah argumentasi yang utama dari adanya suatu bentuk standar akuntansi dan audit yang berlaku secara internasional.

Ketiga, adanya kebutuhan dari perusahaan-perusahaan untuk memperolah modal dari luar, mengingat tidak cukupnya jumlah laba di tahan untuk mendanai proyek-proyek dan pinjaman-pinjaman luar negri yang tersedia, telah meningkatkan kebutuhan akan harmonisasi akuntansi.

Sumber : https://merkbagus.id/

RELEVANSI SEJARAH AKUNTANSI

  • August 23, 2019

RELEVANSI SEJARAH AKUNTANSI

RELEVANSI SEJARAH AKUNTANSI

Sejarah akuntansi penting bagi pedagogi, kebijakan, dan praktik akuntansi. Sejarah memungkinkan kita untuk dapat “lebih baik …memahami masa kini dan meramalkan atau mengendalikan masa depan kita”.

Berkaitan dengan pedagogi, sejarah akuntansi dapat sangat berguna untuk memberikan pemahaman dan apresiasi yang lebih baik mengenai bidang akuntansi dan evolusinya sebagai satu ilmu sosial. Satu pemikiran yang bagus akan relevansi dari sejarah akuntansi terhadap pedagogi diuraikan dibawah ini :

Pertama-tama, suatu profesi yang didasarkan pada tradisi yang dikembangkan selama berabad-abad seharusnya mendidik para anggotanya untuk lebih menghargai warisan intelektual yang mereka miliki. Kedua, adanya impor keunggulan-keunggulan pemikiran, kontribusi-kontribusi besar pada literatur, dan studi-studi positif yang penting mungkin saja akan hilang, terfragmentasikan, atau dipelajari secara tidak sempurna di dalam jangka waktu yang lebih panjang kecuali jika mereka telah didokumentasikan dan digabungkan oleh orang-orang terpelajar yang memiliki keahlian sejarah. Ketiga, tanpa memiliki akses kepada analisis dan interpretasi dari sejarah perkembangan pemikiran dan praktik akuntansi, para empiris saat ini akan berisiko mendasarkan investigasi yang mereka lakukan pada klaim-klaim atas masa lalu yang tidak lengkap atau tidak berdasar.

Berkaitan dengan praktik akuntansi, sejarah akuntansi dapat memberikan penilaian yang lebih baik atas praktik-praktik yang berlaku dengan melakukan perbandingan terhadap metode-metode yang pernah digunakan di masa lalu.

Sumber : https://www.anythingbutipod.com/

Pengawas Dinas Pendidikan Tinjau UNBK di SMP Negeri 8 Surakarta

  • August 22, 2019

Pengawas Dinas Pendidikan Tinjau UNBK di SMP Negeri 8 Surakarta

Pengawas Dinas Pendidikan Tinjau UNBK di SMP Negeri 8 Surakarta

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 8 Surakarta,

Rabu (24/4/2019) kemarin terasa istimewa.

Istimewa karena sekolah ini mendapat kunjungan dari Drs. Supraptono, MPd, pengawas dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta sebagai pemantau ujian.

SMP Negeri 8 Surakarta adalah salah satu dari beberapa sekolah yang dikunjungi oleh Supraptono. Sekolah-sekolah yang lain di antaranya adalah SMP Negeri 21, MIS, Al Muayyad, SMP Islam Diponegoro dan SMP Al Irsyad.

Di SMP Negeri 8 Surakarta, Supraptono diterima langsung oleh Kepala Sekolah, Triad Suparman, M.Pd. Dia mengatakan, selama tiga hari, pelaksaan UNBK berjalan dengan lancar.
Baca Juga : HUT ke-74 RI, Siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Lomba Mirip Bung Karno

“Di hari ketiga ada sedikit gangguan, karena server dari pusat ngadat.

Tapi sudah bisa diatasi,” katanya, sebagaimana dikutip dalam rilis yang dikirim Sie Humas SMPN 8 Surakarta, Ngatman SPd ke Joglosemarnews.

Supraptono mengatakan, pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 8 Surakarta berjalan tertib dan lancar. Indikator keberhasilan dilihat dari jumlah peserta 254 hanya menggunakan dua sesi.
Baca Juga : Perlu Tidak Rangking bagi Anak? Simak Kata Pakar Ini

SMP Negeri 8 Surakarta sendiri memiliki 4 ruang laboratorium computer dengan jumlah computer 128 buah. Selain itu, telah disiapkan pula genset untuk mengantisipasi jika mati lampu.

“Ujian dilakukan di 3 ruang ujian terdiri dari 2 sesi. Kalau tahun sebelumnnya terdiri 3 sesi dalam 3 ruang ujian. Kebetulan tahun ini mendapat bantuan laptop 21 unit,” tulis Ngatman.

Dijelaskan Ngatman, pengawas pada UNBK tahun pelajaran 2018/2019

adalah pengawas silang penuh. Mereka terdiri dari 7 pengawas silang, 4 orang proktor dan 2 orang teknisi.
Baca Juga : Sambut HUT ke-74, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Adakan Berbagai Lomba

Ketua Panitia UNBK Dra. Inawati sekaligus Guru BK kelas IX mengharapkan satu jam sebelum ujian dimulai, siswa masuk ruang transit didampingi Wali Kelas untuk memantau agar tidak ada siswa terlambat dan mendapatkan kekuatan mental lahir batin.

 

Baca Juga :