Ribuan Orang Tanda tangani Petisi Tolak Full Day School

  • February 7, 2020

Ribuan Orang Tanda tangani Petisi Tolak Full Day School

Ribuan Orang Tanda tangani Petisi Tolak Full Day School

Puluhan ribu orang telah menandatangani petisi menolak rencana Menteri

Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang berencana menerapkan full day school di jenjang SD dan SMP. Petisi itu digagas oleh Deddy Mahyarto Kresnoputro. Hingga Rabu (10/8), sudah ada 34.013 orang telah menandatangani petisi ini.

Deddy mengatakan dalam laman petisinya di situs change.,

sekolah sehari penuh, dengan alasan pendidikan dasar saat ini tidak siap menghadapi perubahan zaman yang begitu pesat. “Semoga bapak2 dan ibu2 tahu bahwa tren sekolah di negara2 maju saat ini adalah less school time, no homework, more about character building,” tulisnya.

Baca juga : Full Day School, Gebrakan Mendikbud Baru Diprotes Masyarakat

“Semoga dengan mengisi petisi ini kita bisa membuat para pembuat

kebijakan sadar bahwa pilihan ini justru berbahaya, dan mendorong kita para praktisi pendidikan untuk dapat mencari solusi terbaik bagi anak-anak kita di jangka pendek dan untuk kemajuan bangsa Indonesia di jangka panjang,” ujar Deddy.

Petisi itu membutuhkan 25 ribu tanda tangan untuk mencapai target dukungan yang dibutuhkan. Selain kepada Presiden Jokowi, petisi ini juga akan dikirimkan langsung kepada Mendikbud Muhadjir Effendy.

 

Baca Juga :

Pelajar Indonesia Raih Emas dalam Kompetisi di Thailand

  • February 7, 2020

Pelajar Indonesia Raih Emas dalam Kompetisi di Thailand

Pelajar Indonesia Raih Emas dalam Kompetisi di Thailand

Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang Thailand International

Matematics Competition (TIMC), 14 – 20 Agustus lalu. Di TIMC tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Indonesia total membawa 1 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu. Sedangkan di TIMC tingkat Sekolah Dasar (SD), Indonesia total meraih 4 medali perunggu.

TIMC untuk SMP diikuti oleh 296 peserta yang terdiri dari 74 tim. Siswa-siswi yang mengikuti kompetisi ini berasal dari 29 negara yaitu Australia, Bulgaria, Belanda, Kanada, Cina, Cyprus, Filipina, Ghana, Hong Kong, India, Indonesia, Iran, Kazakhstan, Laos, Lebanon, Macau, Malaysia, Meksiko, Mongolia, Nepal, Rumania, Afrika Selatan, Korea Selatan, Sri Lanka, Taiwan, Tajikistan, Thailand, Uzbekistan, dan Vietnam.

TIMC mengujikan dua tes bagi masing-masing peserta, yaitu Individual Contest dan Team Contest

Pada Individual Test, peserta harus mengerjakan 12 soal isian singkat dan 3 soal uraian dalam waktu 120 menit. Sedangkan pada Team Contest, masing-masing tim yang terdiri dari empat siswa diminta mengerjakan 10 soal, di mana 8 soal pertama harus dikerjakan secara individu setelah tim merundingkan lebih dahulu soal mana yang harus dikerjakan selama 35 menit. Barulah dua soal terakhir dikerjakan bersama dalam waktu 25 menit.

Pada Team Contest, masing-masing tim dipertandingkan dalam enam grup warna yang berbeda

, di mana masing-masing warna grup terdiri dari 13 dan 12 tim. Group Contest adalah penghargaan bagi tim. Cara menghitung nilainya adalah dengan menggabungkan tiga nilai tertinggi dari nilai individu di dalam tim.

Pada TIMC 2016 untuk tingkat SMP, Indonesia mengirim dua tim yang terdiri dari 8 siswa. Mereka diseleksi dari 15 siswa peraih medali emas dan medali perak Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2016 di Palembang, Sumatera Selatan.

 

Sumber :

https://memphisthemusical.com/

Guru Dipukul, FSGI: Sekolah dan Orangtua Tidak Harmonis

  • February 7, 2020

Guru Dipukul, FSGI: Sekolah dan Orangtua Tidak Harmonis

Guru Dipukul, FSGI Sekolah dan Orangtua Tidak Harmonis

Banyaknya kasus guru yang dikriminalkan orangtua dinilai Sekretaris

Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti, akibat dari hubungan antara sekolah dengan orangtua tidak harmonis. Ketidakharmonisan tersebut membuat berbagai persoalan di sekolah sulit diselesaikan secara damai. Kasus Dasrul, guru Arsitektur SMKN 2 Makassar, yang mengusir siswa dari kelasnya karena yang bersangkutan tidak membawa alat gambar.

“Siswa sempat mengeluakan kata kasar dan menendang pintu kelas,

sang guru kemudian diduga menampar. Tidak terima perlakua gurunya, si anak kemudian menelepon orangtuanya. Satu jam kemudian, orangtua datang ke sekolah, menemui si guru dan terjadilah penganiayaan terhadap guru yang dilakukan oleh orangtua dan anaknya,” tambahnya.

Setelah melakukan tindakan pendisiplinan, lanjut Retno. ada baiknya guru menghubungi orangtua siswa untuk menjelaskan anak melangar tatatertib kemudian ditindak. “Jika ada kekhilafan maka sebaiknya berterus terang dan memohon maaf, karena guru adalah manusia biasa yang tentunya bisa marah dan tersinggung,” tuturnya. Jika orangtua sudah mendengar, jelas Retno, maka emosi orangtua juga dapat dikendalikan dan bersedia berdialog.

Sejumlah upaya membangun harmoni orangtua dengan pihak sekolah diharapkan

dapat menghilangkan kriminalisasi terhadap guru. Penyelasaian melalui jalur hukum merupakan langkah terakhir setelah semua dialog dan mediasi menemui jalan buntu. Guru yang terbukti melakukan kesalahan dapat dibina dan dihukum secara kepegawaian oleh atasan-atasannya serta organisasi profesi yang menaunginya sesuai peraturan perundangan yang berlaku di negeri ini.

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/

PEMANFAATAN TELEMATIKA DALAM TEKNOLOGI INFORMASI

  • February 5, 2020

PEMANFAATAN TELEMATIKA DALAM TEKNOLOGI INFORMASI

PEMANFAATAN TELEMATIKA DALAM TEKNOLOGI INFORMASI

Pemanfaatan teknologi informasi  disajikan dalam bentuk aplikasi yang sudah berkembang diberbagai sektor, maka tidak menutup kemungkinan terjadi tumpang tindih. Semua kegiatan dengan istilah work and play dapat menggunakan telematika sebagai penunjang kinerja usaha semua usaha dalam semua sektor, sosial, ekonomi dan budaya. Bentuk-bentuk tersebut adalah.

  1. E-goverment

E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya.

Tim tersebut memiliki beberapa terget. Salah satu targetnya adalah pelaksanaan pemerintahan online atau e-goverment dalam bentuk situs/web internet. Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja.

E-goverment juga dimaksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga antar sesama unsur pemerintah dalam lingkup nasional, bahkan intrernasional. Pemerintahan tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs online. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

  1. E-commerce

Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, sampai membuat claim. Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut regulasi, pengiriman perangkat lunak (soft ware), erbankan, perpajakan, dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain, yakni e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan transaksi melalui mobile phone, ATM (Automatic Teller Machine – Anjungan Tunai Mandiri) , bahkan membeli pulsa.

  1. E-learning

Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dalri pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs. Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas, dapat dilakukan.

Peranan web kampus atau sekolagh termasuk cukup sentral dalam kegiatan pembelajaran ini. Selain itu, web bernuansa pendidikan non-institusi, perpustakaan online, dan interaksi dalam group, juga sangatlah mendukung. Selain murid atau mahasiswa, portal e-learning dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya. Hampir seluruh kampus di Indonesia, dan beberapa Sekolah Menegah Atas (SMA), telah memiliki web. Di DKI Jakarta, proses perencanaan pembelajaran dan penilaian sudah melalui sarana internet yang dikenal sebagai Sistem Administrasi Sekolah (SAS) DKI, dan ratusan web yang menyediakan modul-modul belajar, bahan kuliah, dan hasil penelitian tersebar di dunia internet.

Pemanfaatan telematika lainnya masih banyak lagi, antara lain ada e-medicine, elaboratory, e- technology, e-research, dan ribuan situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya. Di luar berbasis web, telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sitem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.

Baca Juga :

PENGANTAR TELEMATIKA

  • February 5, 2020

PENGANTAR TELEMATIKA

PENGANTAR TELEMATIKA

APA ITU TELEMATIKA ? dan PEMANFAATANNYA DALAM TEKNOLOGI INFORMASI ?

Telematika berasal dari bahasa perancis “Telematique” yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Teknologi Informasi merujuk pada sarana prasarana, sistem dan metode untuk perolehan, pengiriman, penerimaan, pengolahan, penafsiran, penyimpanan, pengorganisasian, dan penggunaan data yang bermakna.

Para praktisi menyatakan bahwa “Telematics“ adalah singkatan dari “Telecommunication” and “informatics” sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu (konvergensi). Semula media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi komunikasi pada saat itu.

Konvergensi Telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau “The Net”. Dalam perkembangannya istilah “media” dalam Telematika berkembang menjadi wacana “multimedia”. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah “multimedia” semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambigus jika istilah Telematika dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika.

Menurut Yusuf Hadi Miarso (2007) telematika merupakan sinergi teknologi telekomunikasi dan informatika untuk keperluan pemrosesan data dengan sistem binary (digital). Telekomunikasi adalah sistem hubungan jarak jauh yang terjalin melalui saluran kabel dan nirkabel (gelombang suara, elektromagnetik, dan cahaya). Sedangkan informatika adalah pengelolaan data yang bermakna dengan sistem binary (digital). Istilah Teknologi dan Komunikasi (ICT = Information and Communication Technology) yang lebih dikenal sekarang ini bermaksud memperluas pengertian telematika. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Telematika merupakan konvergensi antara teknologi Telekomunikasi , Media dan Informatika yang digunakan untuk keperluan pemrosesan data dengan sistem binary / digital.

Sumber : https://solidaritymagazine.org/

PERKEMBANGAN TELEMATIKA

  • February 5, 2020

PERKEMBANGAN TELEMATIKA

PERKEMBANGAN TELEMATIKA

Awal Perkembangan Telematika di masa lampau

Perkembangan telematika tidak terlepas dari perkembangannya di masa lalu. Untuk kasus di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.

Perkembangan Telematika Saat Ini

Saat ini banyak bidang yang memanfaatkan telematika, seperti bidang telekomunikasi yang berfokus pada pertukaran data yang menjadi kebutuhan konsumen mereka seperti telekomunikasi lewat telepon,, saluran televisi, radio, media lainnya, dan bahkan system pelacakan navigasi secara realtime berbasis satelit yang disebut GPS(Global Positioning System). Dalam penerapaannya, Telematika menggunakan teknologi pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi melalui perangkat telekomunikasi dalam hubungannya dengan pengaruh pengendalian/control pada objek jarak jauh. Dalam penerapan di bidang navigasi, telematika membutuhkan perangkat GPS sebagai perangkat pengiriman data, lalu data telematika diterima oleh layanan (vendor) seluler dan di teruskan ke pelangggan . Kemudian data telematika disimpan oleh pelanggan di device telekomunikasi seperti handphone, pda, dan smartphone .

Perkembangan telematika dalam TI sangat berkembang dikarenakan  dari permintaan kebutuhan pengguna/masyarakat di internet ,bisnis, dan Industri kreatif. Beberapa TI yang booming saat ini , dan akan berlanjut dengan TI yang lebih terbaru dan lebih kreatif

  • Chatting : Yahoo Messenger, Gmail, MIRc
  • Email  :  Yahoo , Gmail
  • Video streaming   :Youtube
  • Social network  :   Facebook, Friendster,Myspace
  • Blog   :  wordpress,blogger,kronologger (microblogging).

Sumber : https://profilesinterror.com/

Bupati Bogor Resmi Luncurkan Program Jumat Mengaji

  • February 4, 2020

Bupati Bogor Resmi Luncurkan Program Jumat Mengaji

Bupati Bogor Resmi Luncurkan Program Jumat Mengaji

Bertempat di SMPN 2 Cibinong, Bupati beserta Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor menyelenggarakan peluncuran program Jumat Mengaji. Program tersebut merupakan salah satu dari lima program Pancakarsa Bogor Berkeadaban yang diperkenalkan Bupati Ade Yasin..

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Luthfie Syam menjelaskan,

kegiatan ini akan diterapkan sepenuhnya di seluruh sekolah, mulai dari jenjang TK Paud-SMA dan SMK daerah.

“Jumat mengaji sendiri merupakan kegiatan rutinitas Tarsana, atau baca tulis Quran. Namun, pelaksanannya dilakukan sebelum jam belajar mengajar dalam kelas di mulai,” jelasnya.

Luthfie melanjutkan, dalam giat peluncuran program ini dilakukan serentak di seluruh lembaga pendidikan di  Kabupaten Bogor.

“Program ini akan terus dilakukan, dan berkelanjutan. Namun, pihak sekolah diberikan otonomi, perihal teknis pelaksanan di tingkat lembaga yang disesuaikan dengan kemampuan. Baik dari segi ketersediaan sarana dan prasarana penunjang,” ungkap Luthfie.

Kepala SMPN 2 Cibinong Taryana mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung dan berencana menerapkan program mengaji setiap hari.

“Kegiatan serupa telah kami lakukan setiap pagi sejak beberapa tahun lalu. Namun,

dengan adanya pencanangan resmi ini. Pihak sekolah merasa senang dan para muridpun terlihat sangat termotivasi,” katanya.

Sementara, Bupati, Ade Yasin berharap, kegiatan Jumat Mengaji terus dilakukan oleh seluruh sekolah, berikut para guru hingga pimpinan lembaga.

Menurutnya, melalui program ini diharapkan mampu membentuk karakter murid

dari segi keagamaan, sehingga meminimalisir adanya penyimpangan kenakalan remaja.

“Programnya jangan terputus sampai di sini saja, melainkan harus terus berjalan. Di mana hal ini merupakan salah satu bentuk literasi, terutama bilamana siswa atau sekolah juga mengamalkan arti-arti ayat suci yang dibacanya,” harap Bupati. (R2)

 

Baca Juga :

Wabup Bogor Tutup Diklat Peningkatan Mutu Guru SD

  • February 4, 2020

Wabup Bogor Tutup Diklat Peningkatan Mutu Guru SD

Wabup Bogor Tutup Diklat Peningkatan Mutu Guru SD

Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan menutup pendidikan dan pelatihan

(Diklat) peningkatan mutu pembelajaran guru SD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, bertempat di Hotel Purnama, Kecamatan Megamendung pada Sabtu (16/).

Dalam sambutannya Iwan mengatakan kegiatan ini mampu memberikan gambaran yang meyakinkan, bahwa isu-isu strategis yang berkaitan dengan profesionalisme guru senantiasa memperoleh perhatian yang serius dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Saya yakin para peserta telah memperoleh wawasan dan dimensi baru sistem pembelajaran yang lebih kreatif dan berdaya ungkit tinggi bagi peningkatan kecerdasan peserta didik, bagi kercerdasan intelektual, maupun kecerdasan moral, spritual dan sosial,” katanya.

Ia juga meminta kepada BKPP Kabupaten Bogor untuk menambah jumlah peserta

jangan hanya perwakilan guru disetiap Kecamatan namun perwakilan dari tingkat Desa/Kelurahan se-Kabupaten Bogor, karena Pemerintah Kabupaten Bogor selain meningkatan sarana dan prasarana pendidikan juga meningkatan mutu para pengajar sehingga kualitas pendidikan akan selalu meningkat.

“Kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor harus lebih baik, insyaallah Pemerintah Kabupaten Bogor memperhatikan kuantitas dan kualitas serta mensejahterakan para guru di Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Wabup berharap para peserta diklat mampu mengindentifikasi masalah-masalah

pembelajaran yang efektif dan membelajarkan peserta didik sesuai skenario yang paling tepat serta mengevaluasi seluruh proses pembelajaran guna meningkatkan kualitas pembelajaran yang berada dalam tanggung jawabnya masing-masing.

“Ini merupakan tugas yang berat dan menantang, terlebih di era globalisasi sekarang, guru tidak hanya dituntut untuk cerdas mengajar, akan tetapi juga haris mampu membimbing peserta didik untuk mengembangkan perilaku religius, positif, terbuka, demokratis serta memiliki semangat yang tinggi untuk berinovasi secara kreatif,” harapnya. (R2)

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/

Tim Dirgantara Project ITB Raih Juara 1 SAFMC 2019

  • February 4, 2020

Tim Dirgantara Project ITB Raih Juara 1 SAFMC 2019

Tim Dirgantara Project ITB Raih Juara 1 SAFMC 2019

 

Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswa Teknik Dirgantara Institut Teknologi Bandung. Tim Dirgantara Project yang terdiri dari atas Rizki Duatmaja (Teknik Dirgantara 2015), Damardayu AH. (Teknik Dirgantara 2015), Muhammad Nur Badruddin (Teknik Dirgantara 2015), Arifian Sandovic P (Teknik Dirgantara 2017) dan Rizqy Agung (Teknik Dirgantara 2017) berhasil meraih juara 1 pada kompetisi Singapore Amazing Flying Machine Competition (SAFMC) 2019 yang diselenggarakan pada 14 Maret-23 Maret 2019 di ITE College Central, Singapura.

Singapore Amazing Flying Machine merupakan sebuah kompetisi tahunan

yang diselenggarakan oleh DSO National Laboratories dan Science Center Singapore, serta didukung juga oleh Kementerian Pertahanan Singapura. SAFMC ini dibentuk sebagai wadah bagi siswa agar dapat menunjukkan inovasinya dalam pembuatan desain pesawat yang unik.

Reporter Humas ITB berkesempatan untuk mewawancarai langsung ketua Tim Dirgantara Project yaitu Rizqy Agung pada Selasa (26/3/2019). Dalam kompetisi tingkat internasional yang turut diikuti oleh sejumlah peserta dari Indonesia, Thailand, Singapura, dan Hongkong, Tim Dirgantara Project mampu mengungguli peserta dari negara tersebut dengan dua konsep desain yang mereka ajukan. “Lombanya itu terdiri dari kategori A, B, C1, C2, D1, D2, dan E, kami ikut yang kategori E. Kategori E itu namanya unconventional dan dibuka untuk publik. Siapapun bisa ikut, namun rata-rata anak kuliahan,” jelas Agung.

“Unconventional maksudnya berarti desain-nya anti mainstream. Jadi kami harus

membuat wahana seunik mungkin, mendesain wahana sendiri, pokoknya semua serba kreativitas kami sendiri,” tambah Agung seperti dikutip dari rilis Humas ITB yang diterima Reaksi, Kamis (4/4).

Tim di bawah bimbingan Mochammad Agoes Moelyadi, mengusung konsep Modular Drone dan Flapping Wing dalam projeknya. “Modular Drone ini adalah drone yang mempunyai empat lengan dan bisa di bongkar pasang, bisa dipasangi roda di bagian lain framenya sehingga bisa berjalan layaknya mobil. Kami juga melengkapi drone ini dengan fitur LED untuk memberi kode. Misalkan LED warna merah, maka itu menunjukkan ada bahaya di daerah sekitar drone tersebut,” pungkas Agung.

Misi yang dijalankan oleh drone ini cukup menarik yaitu terbang membawa kotak obat ke orang

yang terluka melalui rintangan, kemudian drone dipasangi roda di sisi lain dari frame dan drone akan melaju layaknya mobil sambil membersihkan rintangan yang ada di jalan.
Misi yang kedua adalah modular drone membawa flapping wing untuk monitoring.

 

Sumber :

https://www.kakakpintar.id/

Cara Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan

Cara Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan

  • February 1, 2020

Cara Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan

Cara Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan

Di bawah ini adalah presentasi tentang bagaimana memperlakukan kucing yang tidak ingin makan dan minum

Beri makan makanan dan manjakan kucing

Terkadang kucing Anda mungkin merasa tidak sehat dan terkadang malas bergerak dan melakukan apa saja, memberi makan itu adalah cara paling efektif untuk merawat kucing yang sakit yang tidak mau makan. Satu sendok teh atau sedotan dapat digunakan, yang penting untuk mengisi perutnya agar dapat minum obat untuk kesembuhannya.

Jika Anda masih tidak mau makan, berikan air hangat untuk rasa segar dan kucing Anda bisa menelan perlahan. Beri dia makan dengan lembut dan jangan terburu-buru untuk mencegahnya mati lemas dan terkadang memanjakan diri agar tetap nyaman saat makan dan minum. Anda bisa melakukan ini selama dia tidak pemberontak dan marah.

Berikan vitamin pada kucing

Memberikan vitamin pada kucing adalah salah satu cara untuk mengobati kucing lumpuh dari makan. Sama seperti manusia yang mendapatkan vitamin tambahan ketika sulit makan dan mudah lelah. Sehingga nafsu makan akan meningkat dengan sendirinya. Ini juga bisa mencegah virus herpes dan influenza yang sering menyerang kucing rumah tangga.

Jika Anda bingung tentang vitamin yang tepat, Anda harus mengunjungi apotek atau toko hewan peliharaan terdekat di kota Anda. Jika Anda membeli dari apotek, Anda harus memilih vitamin khusus untuk anak-anak karena dosisnya lebih tepat. Misalnya vit. Bisin dan senyawa yang bisa meningkatkan nafsu makan. Semoga berhasil dan cobalah pada kucing favorit Anda.

Suruh kucing untuk bermain

Sama seperti manusia perlu dirawat dan dimanjakan, kucing juga membutuhkan hal yang sama. Semua ini bermanfaat agar kucing Anda tidak merasa stres dan ditolak saat memberikan makanan ke mulutnya. Jika hal seperti ini terjadi, cara merawat kucing yang stres dan tidak ingin makan dengan benar adalah dengan mengajak mereka bermain atau berjalan.

Anda dapat mengundang kucing Anda untuk bermain di taman bermain atau berjalan di sekitar rumah agar ia tidak merasa pusing dan bosan di dalam. Plus, Anda dapat membawanya ke teman yang juga memiliki kucing untuk hewan peliharaan, dan mungkin Anda bisa menikahi jenis lain. Bahkan hewan peliharaan Anda pun terlihat bahagia.

Menggunakan jarum suntik yang bisa dimakan

Jika kucing peliharaan Anda kecil, gunakan alat suntik sebagai alternatif untuk mengatasi kesulitan menelan dan menolak makanan. Anda memerlukan perangkat baru yang bersih dengan konten kosong, setelah itu Anda dapat menambahkan makanan cair. Pegang anak kucing dengan lembut dan lembut, lalu letakkan perangkat di mulut dan suntikkan.

Cara menangani kucing Tidak ingin makan dengan suntikan tidak selalu berhasil, karena hewan peliharaan Anda mungkin menolak untuk makan lagi. Jika ini terjadi, Anda harus membeli jarum suntik sebanyak mungkin untuk menyimpannya sehingga Anda dapat menggunakannya kapan saja. Jangan hanya menggunakan satu alat yang bisa membuat kucing Anda lebih cepat terkena virus.


Sumber:

https://kucingpersia.co.id/