Pengawas Dinas Pendidikan Tinjau UNBK di SMP Negeri 8 Surakarta

  • August 22, 2019

Pengawas Dinas Pendidikan Tinjau UNBK di SMP Negeri 8 Surakarta

Pengawas Dinas Pendidikan Tinjau UNBK di SMP Negeri 8 Surakarta

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 8 Surakarta,

Rabu (24/4/2019) kemarin terasa istimewa.

Istimewa karena sekolah ini mendapat kunjungan dari Drs. Supraptono, MPd, pengawas dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta sebagai pemantau ujian.

SMP Negeri 8 Surakarta adalah salah satu dari beberapa sekolah yang dikunjungi oleh Supraptono. Sekolah-sekolah yang lain di antaranya adalah SMP Negeri 21, MIS, Al Muayyad, SMP Islam Diponegoro dan SMP Al Irsyad.

Di SMP Negeri 8 Surakarta, Supraptono diterima langsung oleh Kepala Sekolah, Triad Suparman, M.Pd. Dia mengatakan, selama tiga hari, pelaksaan UNBK berjalan dengan lancar.
Baca Juga : HUT ke-74 RI, Siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Lomba Mirip Bung Karno

“Di hari ketiga ada sedikit gangguan, karena server dari pusat ngadat.

Tapi sudah bisa diatasi,” katanya, sebagaimana dikutip dalam rilis yang dikirim Sie Humas SMPN 8 Surakarta, Ngatman SPd ke Joglosemarnews.

Supraptono mengatakan, pelaksanaan UNBK di SMP Negeri 8 Surakarta berjalan tertib dan lancar. Indikator keberhasilan dilihat dari jumlah peserta 254 hanya menggunakan dua sesi.
Baca Juga : Perlu Tidak Rangking bagi Anak? Simak Kata Pakar Ini

SMP Negeri 8 Surakarta sendiri memiliki 4 ruang laboratorium computer dengan jumlah computer 128 buah. Selain itu, telah disiapkan pula genset untuk mengantisipasi jika mati lampu.

“Ujian dilakukan di 3 ruang ujian terdiri dari 2 sesi. Kalau tahun sebelumnnya terdiri 3 sesi dalam 3 ruang ujian. Kebetulan tahun ini mendapat bantuan laptop 21 unit,” tulis Ngatman.

Dijelaskan Ngatman, pengawas pada UNBK tahun pelajaran 2018/2019

adalah pengawas silang penuh. Mereka terdiri dari 7 pengawas silang, 4 orang proktor dan 2 orang teknisi.
Baca Juga : Sambut HUT ke-74, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Adakan Berbagai Lomba

Ketua Panitia UNBK Dra. Inawati sekaligus Guru BK kelas IX mengharapkan satu jam sebelum ujian dimulai, siswa masuk ruang transit didampingi Wali Kelas untuk memantau agar tidak ada siswa terlambat dan mendapatkan kekuatan mental lahir batin.

 

Baca Juga :