Pengertian Dan Fungsi Google Adsense

Pengertian Dan Fungsi Google Adsense

  • September 11, 2019

Pengertian Dan Fungsi Google Adsense

Pengertian Dan Fungsi Google Adsense

Pengertian Google AdSense

Pengertian AdSense adalah program kerjasama periklanan melalui Internet yang diselenggarakan oleh Google. Melalui program periklanan AdSense, pemilik situs web atau blog yang telah mendaftar dan disetujui keanggotaannya diperbolehkan memasang unit iklan yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman web mereka. Pemilik website atau blog akan mendapatkan pemasukan berupa pembagian keuntungan dari Google untuk setiap iklan yang diklik oleh pengunjung situs, yang dikenal sebagai sistem pay per click (PPC) atau bayar-per-klik.

Selain menyediakan iklan dengan membayar per klik sistem, juga menyediakan AdSense Google AdSense untuk pencarian (AdSense for Search) dan iklan arahan (Referral). AdSense untuk pencarian, pemilik situs web dapat memasang kotak pencarian Google di halaman web mereka. Pemilik situs akan mendapatkan pemasukan dari Google untuk setiap pencarian yang dilakukan pengunjung melalui kotak pencarian, yang terus klik pada iklan yang disertakan pada hasil pencarian. Pada iklan arahan, pemilik situs akan menerima pemasukan setelah klik pada iklan berlanjut dengan tindakan tertentu oleh pengunjung yang telah disepakati antara Google dan pengiklan.

Manfaat Dan Fungsi Google Adsense

Jika Anda bertanya apa manfaat dan fungsi Google Adsense pasti jawabannya untuk mendapatkan penghasilan dari Google Adsense itu sendiri.

Yang pasti Anda akan memperoleh keuntungan apabila iklan Anda tersebut di klik dan akan dibayar berdasarkan jumlah klik yang didapatkan. Dan itu pun jumlah uang yang diperoleh atau didapatkan dari per kliknya pasti berbeda. Tergantung negara mana si pengunjung tersebut berada.

Istilah Dalam Google AdSense

  • Publisher

Publisher atau penerbit adalah orang atau pemilik situs web yang sudah terdaftar atau disetujui oleh aplikasi Manager untuk menempatkan iklan AdSense di situs mereka. Penerbit yang menerbitkan iklan google disebut google adsense publisher. Sebelumnya google adsense publisher harus terlebih dahulu mendaftar untuk Google Adsense dan hanya dapat melayani iklan Google di situs web mereka setelah permohonan disetujui. Setiap publisher google adsense hanya diperbolehkan untuk memiliki akun Google Adsense, tetapi mereka diizinkan menempatkan iklan Google di situs mereka yang memenuhi semua persyaratan program google adsense.

  • Ad Units

Yang dimaksud dengan Ad Units adalah iklan AdSense itu sendiri. Ad Units terdiri dari beberapa jenis dan beberapa ukuran. Jenis yang paling umum dari teks iklan. Pada saat pengunjung mengklik unit iklan, maka (jika sah) pemasang iklan akan mendapatkan pemasukan sesuai dengan BPK.

  • Link Units

Unit link mirip dengan Ad Units, hanya saja formatnya mirip dengan format menu yang biasa kami temui di website. Yang membedakan Link Units dengan Ad Units adalah ketika pengunjung mengklik iklan, maka akan diarahkan ke halaman hasil pencarian di mesin pencari Google. Penerbit baru akan mendapatkan pemasukan apabila pengunjung mengklik salah satu unit iklan pada halaman. Dalam prakteknya, Link Units terbukti menghasilkan pemasukan lebih banyak dibandingkan Ad Units biasa.

  • AdSense for Content

AdSense for Content diinstal iklan AdSense pada halaman. Iklan yang muncul adalah iklan yang berhubungan dengan isi halaman. Atau hubungi menggunakan konsep kontekstual. Ad Units dan Link Units termasuk dalam AdSense for Content.

  • Alternate Ads

Dalam AdSense for Content, iklan tidak selalu muncul. Alasannya, antara lain, bisa karena pasokan iklan yang berhubungan dengan isi situs sudah habis atau Google tidak dapat memperkirakan apa isi sebenarnya dari situs. Jika ini terjadi, secara default, yang ditampilkan adalah iklan layanan masyarakat atau yang biasa dikenal sebagai PSA (Public Service Ads). Karena jenis donasi, jadi jika diklik, iklan ini tidak menghasilkan apa-apa bagi publisher.

Untuk mengatasi hal ini, Google memungkinkan kita untuk menginstal Alternate Ads atau alternatif iklan. Jika Ad Units yang dibuat telah diatur dengan menggunakan Alternate Ads, maka apabila Ad Units tersebut tidak dapat tampil, yang muncul adalah iklan alternatif yang telah diatur sebelumnya.

  • Channels

Channels adalah semacam label yang dapat diberikan kepada Ad Units, Link Units, AdSense for Search, dan Referrals. Satu unit iklan dapat memiliki lebih dari satu label, dan sebaliknya, satu label dapat digunakan untuk lebih dari satu unit iklan. Google halaman laporan AdSense, laporan akan dikelompokkan berdasarkan Channels, yang akan sangat memudahkan penggunaan Channels publisher untuk menganalisa performa AdSense mereka.

Umumnya, publisher akan memberikan nama Channels yang sama pada unit iklan yang ada di satu situs. Jika Anda ingin lebih detail, untuk memberikan saluran yang sah dari nama yang berbeda pada setiap unit iklan di masing-masing lokasi. Ingat, jumlah maksimum Channels yang diperbolehkan saat ini adalah 200 kanal.

  • Page Impressions

Page Impressions adalah jumlah yang menunjukkan berapa kali halaman yang mengandung Ad Units dibuka oleh pengunjung. Nilainya tidak terpengaruh oleh kuantitas Ad Units di halaman yang relevan.

  • Clicks

Clicks adalah jumlah klik pada Ad Units milik publisher. Di halaman laporan AdSense, penerbit dapat melihat total klik yang ia miliki, dan dengan Ad Units atau saluran.

  • CTR (Clickthrough Rate)

CTR adalah perbandingan dalam persen antara jumlah klik yang diterima suatu Ad Units dengan jumlah tampilan unit iklan. Misalnya, satu Ad Units yang ditampilkan 40 kali dan diklik 10 kali memiliki nilai CTR 25% (10:40).

  • CPC (Cost Per Click)

CPC adalah jumlah uang yang akan didapatkan oleh publisher ketika Ad Units tertentu diklik. Nilai CPC masing-masing Ad Units berbeda dan ditentukan oleh banyak faktor, termasuk performa dan kualitas penerbit situs. Namun secara umum, nilai maksimal yang mungkin adalah 20% dari nilai tawaran dinamis yang ditawarkan oleh pemasang iklan.

  • eCPM (Effective CPM)

eCPM atau CPM (Cost Per Million) adalah hasil dari membagi jumlah pendapatan publisher dengan jumlah impresi halaman (per 1.000), yang ia dapatkan dari iklan. Sebagai contoh, sebuah penerbit yang memproduksi $ 200 dari 50.000 tayangan CPM akan memiliki nilai $ 4 ($ 200 dibagi 50).

Kebijakan program AdSense

Meski program AdSense memberikan keuntungan yang besar, Google menetapkan aturan ketat untuk melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat, termasuk pemasang iklan yang sering dirugikan oleh pemilik situs yang bertindak anggota program AdSense tidak benar. Beberapa larangan yang harus dipatuhi pemilik peserta dari website atau program AdSense blog adalah:

  1. Mengklik iklan yang ditampilkan situs milik sendiri, baik dengan cara manual atau dengan bantuan perangkat lunak khusus
  2. Dengan sengaja mendorong pengunjung situs untuk mengklik iklan yang ditampilkan, misalnya dengan kata-kata “klik iklan ini” atau “kunjungi halaman ini”
  3. Mengubah bentuk dan ukuran unit iklan yang telah ditentukan Google
  4. Membuat pranala langsung menuju halaman hasil pencarian AdSense untuk pencarian
  5. Mengisi secara otomatis kotak pencarian AdSense dengan Kata kunci tertentu
  6. Memanipulasi target iklan dengan katakunci tersembunyi atau dengan IFRAME
  7. Kode unit iklan AdSense harus ditempatkan langsung pada kode html Situs web tanpa perubahan.
  8. Pemilik situs tidak diperbolehkan mengubah kode AdSense dengan alasan apapun, misalnya dengan tujuan menampilkan hasil klik di jendela pop up atau mengalihkan target iklan.

Optimisasi Penghasilan AdSense

Potensi Program keuntungan AdSense membuat banyak pemilik situs web mengembangkan berbagai metode untuk meningkatkan jumlah klik pada iklan yang mereka publikasikan. Sebagian metode terbukti ilegal dan melawan kebijakan resmi program AdSense. Metode lain diperbolehkan, bahkan dianjurkan penggunaannya oleh Google. Beberapa metode yang dianggap sah adalah:

  1. Memodifikasi warna unit iklan menggunakan palet warna yang disediakan AdSense
  2. Meletakkan unit iklan pada posisi tertentu pada halaman web yang dianggap memiliki tingkat keterbacaan tinggi
  3. Menghilangkan garis tepi unit iklan dan menyamakan warna latarnya dengan warna latar halaman web sehingga unit iklan terlihat membaur dengan isi halaman

Banned Google AdSense

Banned google adsense adalah larangan menampilkan iklan Google di situs web penerbit, di mana sanksi yang disediakan oleh Google AdSense untuk penerbit yang melanggar kebijakan program. Dilarang google ada beberapa macam, iklan pertama dinonaktifkan sehingga iklan tidak dapat muncul pada salah satu halaman tertentu melanggar kebijakan program.

Maka situs dinonaktifkan sehingga website tidak dapat menampilkan iklan pada semua halaman. Dan yang terakhir adalah akun adsense dinonaktifkan, ini adalah hukuman untuk pelanggaran berat sehingga penerbit tidak bisa lagi menampilkan iklan di semua situs web yang dimiliki dan tidak lagi diizinkan untuk mendaftar di google adsense secara permanen.