Pendidikan Madrasah Harus Diwajibkan

  • September 23, 2019

Pendidikan Madrasah Harus Diwajibkan

Pendidikan Madrasah Harus Diwajibkan

NGAMPRAH- DPRD Kabupaten Bandung Barat terus mendorong agar Dinas Pendidikan dapat menerapkan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2009 tentang wajib belajar Pendidikan Keagamaan atau Diniyah Takmiliyah Awaliyah bagi jenjang pendidikan dasar SD/MI. Hal itu sebagai upaya untuk membentuk moral dan akhlak siswa di setiap sekolah.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Samsul Ma’arif menyatakan, Perda tersebut sangat penting bagi masa depan anak-anak bangsa khususnya di wilayah Kabupaten Bandung Barat. “Perda ini memiliki manfaat yang luar biasa bagi anak-anak. Artinya setiap sekolah diminta menerapkan pendidikan agama ini,” kata Samsul.

Menurut dia, dengan ditetapkannya Perda Diniyah Takmiliyah sebenarnya bisa dijadikan

sebagai upaya Pemkab dalam membentuk karakter para calon atau anak didik jenjang pendidikan dasar yang ada di Kabupaten Bandung Barat. “Isi dalam Perda itu dimana anak didik yang akan masuk atau melanjutkan ke jenjang SD atau SMP paling tidak harus bisa baca Quran disertai mendapatkan ijazah Taman Pendidikan Al-Quran (TPA/TPQ) dan ijazah Madrasah Diniyah, jadi pendidikan agamanya juga kuat,” ujarnya.

Diungkapkan Samsul, dalam Perda tersebut juga disebutkan, anak didik jenjang Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) diwajibkan mengikuti penyelanggaraan pendidikan Taman Pendidikan Al Quran (TPA/TPQ) dan Madrasah Diniyah yang telah dikerjasamakan dengan sekolah umum/madrasah. Sehingga para siswa di sekolah umum/madrasah jenjang pendidikan dasar (SD/MI) se-Kabupaten Bandung Barat sekaligus juga menjadi siswa TPA/TPQ dan Madrasah Diniyah.

Sehingga, kata Samsul, selain fokus pada masalah pendidikan umum, pendidikan religiusitas

pun tidak kalah penting untuk diterapkan pada anak-anak. “Anak-anak juga harus mendapatkan pendidikan agama jangan sampai memperhatikan pendidikan umumnya saja dan ini bisa jadi upaya untuk membentuk karakter,” katanya.

Samsul menambahkan, di Kabupaten Bandung Barat ini juga kaya akan pesantren

dan tempat pendidikan agama Islam. Anak-anak ini harus disalurkan juga untuk menggali ilmu agama. “Berbagai prestasi dari KBB sudah ditunjukan dengan mengikuti sejumlah perlombaan MTQ baik tingkat Jawa Barat maupun Nasional. Prestasinya sudah membanggakan,” terangnya.

Sebaliknya, kata dia, ada juga anak-anak sekolah yang sudah terbawa arus negatif seperti mengkonsumsi miras oplosan hingga merenggut nyawa. Ini membuktikan kurangnya didikan dan pengetahuan tentang agama Islam. “Pendidikan agama jadi modal dan bekal anak-anak kita agar menghindari prilaku tidak baik serta menghindari pergaulan bebas yang membahayakan masa depan mereka,” ujarnya. (drx/yan)

 

Sumber :

https://egriechen.info/

Birokrasi pemerintahan merupakan salah satu intitusi

  • September 21, 2019

Birokrasi pemerintahan merupakan salah satu intitusi

Birokrasi pemerintahan merupakan salah satu intitusi
Birokrasi pemerintahan merupakan salah satu  intitusi yang di sediakan untuk mengatasi dan mengatur problematika yang ada dalam kehidupan masyarakat. Birokrasi sebagai legalitas atau formalitas di setiap kegiatan masyarakat  menjadi sebuah keharusan yang menghubungkan birokrasi dengan masyarakat. Seperti membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang merupakan suatu keharusan bagi masyarakat. Mulai dari urusan yang sederhana sampai urusan yang komplek seperti perijinan membuat usaha, semuanya akan berhubungan dengan birokrasi.
Pada dasarnya perijinan merupakan suatu bentuk pelaksanaan fungsi pengaturan yang bersifat pengendalian yang di miliki pemerintah tehadap kegiatan yang di lakukan oleh masyarakat.
Masyarakat yang membutuhkan pelayanan selalu berhubungan dengan pejabat, pegawai dan para pelaku birokrasi pemerintahan, kerena pejabat birokrasi memiliki kekuasaan untuk mendistribusikan pelayanan tersebut kepada masyarakat. Sehingga  birokrasi sebagai organisasi kekuasaan menjadi lebihadi lebih kuat dan menempati hirarki atas. Kekuasaan birokrasi yang diwujudkan dalam jabatan. Para pejabat bisanya sangat menakutkan dan tidak bisa di tembus oleh lapisan masyarakat lemah. Hal ini menyebabkan pelayanan-pelayanan dalam masyarakat sering kali di tempatkan pada posisi yang tidak lagi pada posisi penting.

Masyarakat Indonesia semakin sadar apa yang menjadi hak dan kewajibanya sebagai warga negara. Di era reformasi masyarakat sekarang berani mengajukan tuntutan dan aspirasi mereka kepada pemerintah. Demo, unjuk rasa dan aksi masa yang sering di lakukan anggota masyarakat untuk mennyampaikan aspirasi mereka kepada masyarakat adalah contoh dari kesadaran masyarakat atas hak-hak mereka. Dalam kondisi seperti ini, birokrasi pemerintah  harus dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesianal, transparan, terbuka, tepat waktu, responsif dan adaptif. Suatu pemerintahan pada hakekatnya adalah pelayanan kepada masyarakat, Keberadaanya tidak untuk melayani diri pribadi tetapi untuk melayani masyarakat serta untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan bagi setiap anggota masyarakat untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya demi menciptakan tercapainya tujuan bersama . Sehingga birokrasi berkewajiban  untuk menyelenggarakan pelayanan yang  berkulitas dan memuaskan. Birokrasi yang ada di indonesia wajib memberikan pelayanan publik yang memuaskan dan demokratis. Negara indonesia merupakan negara yang demokratis, dan pemerintahan  yang demokrtis lahir untuk melayani masyarakatnya.

Birokrasi sebagai organisasi dan institusi yang berhubungan dengan masyarakat, maka birokrosi yang ada tersebut harus mampu menjalankan peran dan fungsinya secara bertanggung jawab. Di harapkan birokrasi pemerintahan yang ideal merupakan sekumpulan orang yang terorganisir dan berfungsi untuk melayani dan menyelenggarakan administrasi yang ada di  masyarakat. Oleh karena itu untuk mewujudkan birokrasi yang ideal tidak luput dari dukungan aparatur pemerintahan yang memiliki dedikasi yang tinggi dan moral yang baik.

Birokrasi pemerintahan merupakan salah satu  intitusi yang di sediakan untuk mengatasi dan mengatur problematika yang ada dalam kehidupan masyarakat. Birokrasi sebagai legalitas atau formalitas di setiap kegiatan masyarakat  menjadi sebuah keharusan yang menghubungkan birokrasi dengan masyarakat. Seperti membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang merupakan suatu keharusan bagi masyarakat. Mulai dari urusan yang sederhana sampai urusan yang komplek seperti perijinan membuat usaha, semuanya akan berhubungan dengan birokrasi.
Pada dasarnya perijinan merupakan suatu bentuk pelaksanaan fungsi pengaturan yang bersifat pengendalian yang di miliki pemerintah tehadap kegiatan yang di lakukan oleh masyarakat.
Masyarakat yang membutuhkan pelayanan selalu berhubungan dengan pejabat, pegawai dan para pelaku birokrasi pemerintahan, kerena pejabat birokrasi memiliki kekuasaan untuk mendistribusikan pelayanan tersebut kepada masyarakat. Sehingga  birokrasi sebagai organisasi kekuasaan menjadi lebihadi lebih kuat dan menempati hirarki atas. Kekuasaan birokrasi yang diwujudkan dalam jabatan. Para pejabat bisanya sangat menakutkan dan tidak bisa di tembus oleh lapisan masyarakat lemah. Hal ini menyebabkan pelayanan-pelayanan dalam masyarakat sering kali di tempatkan pada posisi yang tidak lagi pada posisi penting.

Masyarakat Indonesia semakin sadar apa yang menjadi hak dan kewajibanya sebagai warga negara. Di era reformasi masyarakat sekarang berani mengajukan tuntutan dan aspirasi mereka kepada pemerintah. Demo, unjuk rasa dan aksi masa yang sering di lakukan anggota masyarakat untuk mennyampaikan aspirasi mereka kepada masyarakat adalah contoh dari kesadaran masyarakat atas hak-hak mereka. Dalam kondisi seperti ini, birokrasi pemerintah  harus dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesianal, transparan, terbuka, tepat waktu, responsif dan adaptif. Suatu pemerintahan pada hakekatnya adalah pelayanan kepada masyarakat, Keberadaanya tidak untuk melayani diri pribadi tetapi untuk melayani masyarakat serta untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan bagi setiap anggota masyarakat untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya demi menciptakan tercapainya tujuan bersama . Sehingga birokrasi berkewajiban  untuk menyelenggarakan pelayanan yang  berkulitas dan memuaskan. Birokrasi yang ada di indonesia wajib memberikan pelayanan publik yang memuaskan dan demokratis. Negara indonesia merupakan negara yang demokratis, dan pemerintahan  yang demokrtis lahir untuk melayani masyarakatnya.
Birokrasi sebagai organisasi dan institusi yang berhubungan dengan masyarakat, maka birokrosi yang ada tersebut harus mampu menjalankan peran dan fungsinya secara bertanggung jawab. Di harapkan birokrasi pemerintahan yang ideal merupakan sekumpulan orang yang terorganisir dan berfungsi untuk melayani dan menyelenggarakan administrasi yang ada di  masyarakat. Oleh karena itu untuk mewujudkan birokrasi yang ideal tidak luput dari dukungan aparatur pemerintahan yang memiliki dedikasi yang tinggi dan moral yang baik.

Peranan Makanan Bagi Kesehatan

  • September 21, 2019

Peranan Makanan Bagi Kesehatan

Peranan Makanan Bagi Kesehatan

Berikut ini merupakan teori olahraga yang saya dapatkan pada saat SMA!

Makanan yang bergizi mengandung hidrat arang, lemak, protein, vitamin, dan mineral.

1. Hidrat arang
Merupakan sumber energi/tenaga. Manusia tidak bisa hidup dengan memakan satu jenis makanan saja. Vitamin C, jika dikonsumsi terlalu banyak dapat merusak unsur protein. Di samping itu, getah pepaya dapat merusak unsur protein. Jadi, kita tidak boleh memakan getah pepaya, vitamin C yang berlebihan, nanas, apalagi untuk ibu hamil dapat menggugurkan janinnya.

Adapun, makanan yang banyak mengandung hidrat arang, antara lain nasi, ketela, kentang, sagu, terigu, dan jagung. Jumlah kadar hidrat arang dari makanan di atas berbeda. Terigu terbuat dari gandum. Unsur gula yang paling rendah adalah kentang.

Orang mulai menderita penyakit biasanya pada umur 40 tahun ke atas. Semakin bertambah usia seseorang, maka fisik orang itu akan semakin menurun dan psikis orang itu semakin bertambah. Hasil persilangan antara penurunan fisik dan peningkatan psikis pada umur 40-45 tahun menunjukkan adanya gejala penyakit yang mulai datang. Akan tetapi, dengan berolahraga, maka diharapkan tidak akan terkena penyakit.

2. Lemak
Lemak juga merupakan sumber tenaga. Lemak terkandung dalam minyak kelapa, margarin, minyak hewan (yang biasanya digunakan adalah minyak babi, tetapi sekarang dilarang oleh MUI). Jika tidak mempunyai lemak, maka kita akan terlihat kurus. Hipotermia adalah hilangnya panas tubuh karena kedinginan. Pada usia masa puber I, lemak berfungsi sebagai pelumas kulit, sehingga kulitnya menjadi halus. Lemak pada wanita lebih banyak daripada lemak laki-laki.

3. Protein
Sebagai zat pemelihara dan zat pembangun dalam tubuh. Protein dihasilkan dari bahan makanan, seperti daging, ikan, susu, telur, dan lain sebagainya. Untuk mengganti sel-sel dari dalam tubuh yang rusak, perbanyaklah makanan berprotein.

4. Vitamin dan mineral
Vitamin dan mineral merupakan zat pelengkap dalam tubuh. Vitamin C sebagai pelindung tubuh. Vitamin tidak dapat disimpan dalam tubuh, tetapi vitamin tersebut dibutuhkan setiap hari. Orang yang awet muda, banyak memakan buah-buahan. Jahe juga dapat membuah awt muda, tetapi dapat merusak unsur protein. Buah dapat menjaga kestabilan berat badan. Buah mengandung unsur serat yang tinggi.

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Makanan Sebagai Zat Pembangun

  • September 21, 2019

Makanan Sebagai Zat Pembangun

Makanan Sebagai Zat Pembangun

Berikut ini merupakan teori olahraga yang saya dapatkan pada saat SMA!

Zat-zat yang diperlukan sebagai zat pembangun adalah protein, lemak, dan mineral. Fungsi zat pembangun adalah untuk membangun semua jaringan yang selanjutnya dapat melancarkan segala proses di dalam tubuh, dan untuk membangun jaringan tubuh yang mempengaruhi perkembangan mental dan kecerdasan. Untuk zat pembangun ini yang terpenting adalah protein, walaupun zat mineral pun juga penting.

Yang disebut mineral adalah garam atau zat-zat penting untuk pembentukan tubuh. Garam-garam mineral banyak dibutuhkan oleh ibu yang sedang hamil. Zat-zat mineral, antara lain :

  1. Fe (zat besi) yang diperlukan untuk pembentukan sel-sel darah merah. Bahan pangan yang mengandung zat besi adalah susu, telur, daging, sayuran hijau (ketela pohon). Orang yang kekurangan zat besi biasanya bermuka pucat. Dialami oleh orang yang sakit atau baru sembuh dari sakit. Orang sakit, mulutnya terasa pahit, sehingga makanan juga ikut pahit, kecuali air gula. Cara menyembuhkan orang tersebut adalah dengan memakan makanan yang rasanya pahit.
  2. Ca (kalsium) diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi. Bahan makanan yang mengandung kalsium adalah jenis ikan yang dapat dimakan dengan durinya, susu, telur. Ikan yang dapat dimakan dengan durinya adalah teri (untuk membantu pembentukan tulang dan gigi). Gigi pada bayi belum tumbuh, alasannya adalah zat kalsium kurang banyak diberikan dan pengaruh zat gula yang terlalu berlebihan. Jadi, bayi bila diberi susu tidak boleh menggunakan gula.
  3. P (fosfor) diperlukan untuk membantu metabolisme hidrat arang di dalam tubuh. Bahan makanan yang merupakan sumber fosfor adalah sebangsa kacang-kacangan. Orang yang mati bila telah membusuk, fosfornya akan keluar (berbentuk uap).

Mengapa kita dapat merasa lelah? Karena, pada saat beraktivitas, terjadi pembakaran. Ketika terjadi pembakaran, ada zat-zat sampah yang bernama asam laktat. Semakin lama, asam laktat semakin banyak hingga akhirnya menumpuk dan mengganggu peredaran darah. Cara menghilangkan asam laktat adalah dengan dipijat, dengan harapan agar asam laktat tersebut dapat larut bersama darah.

Tingkat kelelahan seorang atlet, apabila dia mempunyai denyut sebanyak 250 kali per menit. Asam laktat keluar tubuh melalui urine, keringat, dan anus. Menghilangkan lelah juga dapat dengan cara merendamnya dengan air hangat dan kemudian dipijat.

Sumber : https://filehippo.co.id/

Pembinaan Siswa Dengan Festival dan Pentas PAI

  • September 18, 2019

Pembinaan Siswa Dengan Festival dan Pentas PAI

Pembinaan Siswa Dengan Festival dan Pentas PAI

Sedikitnya 1.360 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)

se-Kota Cimahi mengikuti gebyar pembukaan olimpiade dan festival serta pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) SD-SMP tingkat Kota Cimahi 2019, di lapangan Arhanud, Jalan Setiamanah, Jumat (15/3).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Hendra Gunawan dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu pembinaan minat bakat dan kreativitas siswa jenjang SD dan SMP.

”Kegiatan ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah hingga tingkat nasional sedangkan untuk osn hingga tingkat internasional,” kata Hendra.

Menurutnya, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud)

nomor 38 tahun 2008 tentang pembinaan kesiswaan, mengembangkan minat bakat dan kreatifitas siswa yang bertujuan mengembangkan potensi siswa secara optimal dan terpadu yang meliputi minat bakat dan kreatifitas, memantapkan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dari usaha yang berpengaruh negatif yang bertentangan dengan tujuan pendidikan.

”Selain itu gelaran ini juga untuk mengaktualisasikan potensi siswa dalam pencapaian prestasi sesuai bakat dan minatnya, menyiapkan siswa agar menjadi masyarakat yang berakhlak mulia, demokratis, menghormati hak azasi manusia dengan mewujudkan masyarakat madani,” ujarnya.

Dijelaskannya, acara ini diikuti oleh siswa SD dan SMP swasta maupun negeri se-Kota Cimahi

dalam rangka menyalurkan minat dan bakat dan kreatifitas siswa secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, daerah, nasional dan internasioanal, melalui Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Olimpiade Sains Nasional (OSN) pentas PAI, pasanggiri pentas apresiasi bahasa dan sastra dan kesenian sunda.

”Untuk tingkat sekolah dilakukan pada Januari dan Februari 2019 yang lalu. Sementara untuk tingkat gugus atau tingkat kecamatan dilaksanakan Februari-Maret dan untuk tingkat Kota Cimahi dilakukan pada Maret-April dengan tempat yang tersebar diseluruh Cimahi,” jelasnya.

Sementara untuk tingkat provinsi akan dilaksanakan Maret hingga Juli dan tingkat nasional pada Agustus hingga Oktober 2019. Ia menyebutkan untuk jumlah peserta ada sekitar 1.000 orang siswa SD dan 360 siswa SMP.

”Untuk SD ada sekitar 125 sekolah dan SMP 36 sekolah. Kegiatan ini merupakan kegiatan kompetisi yang dilakukan. Pengembangan pendidikan adalah salah satu untuk menumbuhkan potensi SDM melalui pengajaran,” pungkasnya

 

Baca Juga :

Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Berlangsung MeriahMendikbud

  • September 18, 2019

Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Berlangsung MeriahMendikbud

Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Berlangsung MeriahMendikbud

Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar ”Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan

(Gebyar Dikbud)” di empat kota/kabupaten di Jawa Barat, 22—23 Maret 2019. Pada 22 Maret 2019, pelaksanaan Gebyar dilaksanakan di Gor Cisaat Kab. Sukabumi dan Taman Alun-alun Kabupaten Cianjur. Sementara itu, pada 23 Maret 2019 pelaksanaan Gebyar dilaksanakan di SOR Arcamanik Kota Bandung dan Pendopo Bupati Kabupaten Garut. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, secara maraton akan menghadiri langsung tempat pelaksanaan Gebyar Dikbud di Jawa Barat.

Pelaksanaan Gebyar Dikbud di Kabupaten Sukabumi dan Cianjur yang berlangsung

Jumat (22 Maret 2019) dikunjungi oleh ribuan masyarakat. Di Kabupaten Cianjur misalnya, ribuan pengunjung yang berasal dari siswa, guru, dan masyarakat Kabupaten Cianjur hadir di Alun-alun Cianjur. Pelaksanaan Gebyar Dikbud yang bertema ”Ngaos-Mamaos-Maenpo” tersebut berlangsung sangat meriah. Gebyar Dikbud di Taman Alun-alun Cianjur di antaranya dimeriahkan dengan Pentas Seni Mamaos, Rampak Maenpo (Silat Masal), Stan Pameran Pendidikan, Bazar Makanan Tradisional, Tampilan Seni Angklung, Kaulinan Barudak (seribu siswa), Tampilan Seni (siswa TK, PAUD, SD, dan SMP), dan Tampilan Seni Siswa SLB.

Gebyar Dikbud di Jawa Barat bertujuan untuk menyosialisasikan capaian dan perkembangan

pendidikan di Jawa Barat kepada masyarakat. Mendikbud pada Gebyar Dikbud di Cianjur mengatakan bahwa dana pendidikan yang dialokasikan pemerintah pusat kepada setiap daerah otonom (provinsi/kabupaten/kota), baik berupa dana alokasi umum (DAU) maupun dana alokasi khusus (DAK) sangat besar. “Di Cianjur dan Sukabumi misalnya, DAU dan DAK lebih dari 500 miliar, bahkan hampir mendekati satu triliun. Itu semua untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita”, kata Muhadjir.

Kegiatan Gebyar Dikbud di Jawa Barat melibatkan beberapa instansi yang berada di bawah naungan Kemendikbud, seperti Dirjen PAUD Dikmas, Dirjen Bahasa, Dirjen Kebudayaan, Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Balai Bahasa, Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) IPA, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), dan TK-PLB.

 

Sumber :

https://ojs.hh.se/index.php/JISIB/user/viewPublicProfile/101457

Pemkot Minta Dewan Pendidikan Ikut Sosialisasikan PPDB

  • September 18, 2019

Pemkot Minta Dewan Pendidikan Ikut Sosialisasikan PPDB

Pemkot Minta Dewan Pendidikan Ikut Sosialisasikan PPDB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung me­minta Dewan Pendidikan Kota Bandung turut menso­sialisasikan Penerimaan Pe­serta Didik Baru (PPDB) tahun 2019. Dengan begitu, orang tua maupun calon siswa dapat memahami tatacara, alur, maupun batasan yang mengi­kat dalam PPDB tahun ini.

Hal tersebut dikatakan Wa­kil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat bertemu jajaran

Dewan Pendidikan Kota Bandung di Balai Kota, Jalan Wastukancana, baru-baru ini.

”Kita berupaya mengede­pankan prinsip keadilan. Harapannya Dewan Pendi­dikan pun mensosialisasikan PPDB kepada masyarakat,” ungkap pria yang kerap dip­anggil Kang Yana itu.

Menurut Kang Yana, meski pelaksanaan PPDB masih sangat jauh atau sekitar tiga hingga empat bulan lagi, namun, Pemkot Bandung melalui Dinas Pendidikan cukup intens merumuskan PPDB.

”Tentunya dengan mengacu pada rambu-rambu Permen­dikbud Nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB 2019,” ujarnya.

Dia menuturkan, saat ini Dinas Pendidikan Kota Bandung telah sejumlah Fo­cus Group Discussion

(FGD). Termasuk sosialisasi agar masyarakat merasakan keadi­lan.

”Alhamdulillah sekarang sudah dirancang dan dipikir­kan jauh-jauh hari. Ini baik karena menyangkut nasib anak bangsa,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pendidi­kan Kota Bandung, Kusmeni S

. Hartadi mengatakan, hing­ga sekarang Kota Bandung merupaka salah satu kota yang kerap menjadi tujuan masy­arakat untuk melanjutkan pendidikan. Hal ini terlihat dari pelaksanaan PPDB tahun 2018 lalu. Dimana para calon siswa dari perbatasan kota kabupaten banyak yang daf­tar ke Kota Bandung.

”Kalau lihat tren, orang luar berharap bisa diakomodasi. Tapi tidak dengan sebaliknya,” singkatnya.(rls/ziz).

 

Sumber :

https://ojs.hh.se/index.php/JISIB/comment/view/401/0/83420

Kuasa Hukum Minta Pemkab Simalungun Kembalikan Beasiswa Arnita

  • September 14, 2019

Kuasa Hukum Minta Pemkab Simalungun Kembalikan Beasiswa Arnita

Kuasa Hukum Minta Pemkab Simalungun Kembalikan Beasiswa Arnita

Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Adinda Arnita Rodelina Turnip

tengah menjadi perbincangan hangat. Perempuan asal Sumatera Utara itu diduga dicabut beasiswanya secara sepihak dan tanpa alasan jelas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun.

Kuasa Hukum Arnita, Aldwin Rahadian lantas meminta Pemkab Simalungun mengembalikan beasiswa untuk kliennya. Menurutnya pencabutan beasiswa ini tidak dilandasi alasan kuat.

“Saya mendesak Pemkab Simalungun, Sumatera Utara, melakukan penyelesaian dan pemenuhan hak beasiswa Arnita yang menjadi klien kami disertai klarifikasi dengan legal standing yang jelas,” ujar Aldwin di Jakarta, Kamis (2/8).

Ketidakjelasan pencabutan beasiswa ini tergambar dari konsistennya

prestasi Arnita selama menjadi mahasiswa IPB. Selain itu, perempuan mualaf itu juga berasal dari keluarga berkekurangan, sehingga layak mendapat bantuan pendidikan.

“Hal ini tidak dapat diterima. Terlebih, Arnita memilik Indeks Prestasi (IP) yang cukup bagus di kampusnya. Arnita juga selama mengikuti penyelenggaraan akademik tidak pernah melakukan pelanggaran tata tertib kampus,” jelas Aldwin.

“Selain itu ia juga berasal dari kondisi ekonomi keluarga yang membutuhkan beasiswa (keluarga petani) untuk melanjutkan kuliah,” sambungnya.

Di sisi lain, jika memang isu yang beredar yakni pencabutan beasiswa ini karena

keputusan Arnita menjadi mualaf, maka situasi itu sangat disesalkan. Sebab diskriminasi sangat tidak dibenarkan dalam situasi apa pun.

“Tidak boleh ada diskriminasi dan SARA dalam kebijakan pendidikan, apalagi maladministrasi yang menyebabkan nasib mahasiswa terkatung-katung,” pungkas Aldwin.

 

Baca Juga :

Meningkatnya Pengguna Aplikasi KBBI Edisi V

  • September 14, 2019

Meningkatnya Pengguna Aplikasi KBBI Edisi V

Meningkatnya Pengguna Aplikasi KBBI Edisi V

Pengguna kamus besar KBBI saat ini sudah mencapai lebih dari 21 juta

orang setelah diluncurkannya KBBI versi 5 Daring pada 28 Oktober 2016 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, Dadang Sunendar mengungkapkan, catatan yang dimiliki Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, dan juga Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kemenkoinfo) dengan melihat alamat dari laman pemerintah “go.id”, sampai hari ini alamat laman kbbi.kemdikbud.go.id menjadi nomor satu di Indonesia.

“Kalau dilihat rata-rata sekarang 23 sampai 24 ribu pencarian per hari

dilakukan oleh semua, baik Warga Negara Indonesia maupun asing, tentunya paling banyak Indonesia. Ini semua hanya bisa terjadi di dunia digital,” ungkapnya dalam seminar leksikografi Indonesia (LSI), Jumat (3/8).

SLI kali ini mengambil tema “Leksikografi di Era Digital”.

Tema ini dianggap sangat relevan dibicarakan karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi, sangat mewarnai kehidupan kita saat ini.

“Dapat dikatakan tidak ada satu aspek kehidupan pun saat ini yang tidak bersentuhan dengan teknologi,” tutur Dadang.

Dengan penyelenggaraan SLI, dia berharap memberikan masukan tentang cara penggunaan KBBI, dan membuat aplikasi daringnya semakin menarik

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/

Gerakan 1000 Launching Film Sambil Menanam Mangrove

  • September 14, 2019

Gerakan 1000 Launching Film Sambil Menanam Mangrove

Gerakan 1000 Launching Film Sambil Menanam Mangrove

Gerakan 1000 meluncurkan Teaser Film Impian 1000 Pulau akhir pekan kemarin

di Pulau Kelapa dua, Kepulauan Seribu, Jakarta. Peluncuran film tersebut disertai berbagai kegiatan.

Mulai dari penanaman mangrove, pembukaan pelatihan peningkatan kapasitas kelembagaan, inisiasi kerjasama pengelolaan dan penyerahan properti shooting kepada UMKM binaan, hingga inisiasi pembenyukan koperasi binaan.

Penasihat Gerakan 1000 Rima Agristina mengatakan, Gerakan 1000 adalah gerakan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan dengan pendekatan quadruple helix (4helix), dengan penerapan revolusi mental. Gerakan ini merupakan pilot project ekonomi kreatif terintegrasi, yang aktivitasnya didukung lintas kementerian dan lembaga.

“Ada Kemenko bidang PMK, Kemenko bidang Kemaritiman, Kemenko bidang

Perekonomian, Bekraf, BI, Kementrian Pariwisata, Kemendikbud, Pemprov DKI, Pemkab Kepulauan Seribu,” ujar dia lewat siaran persnya.

Selain kementerian, sebagai gerakan dengan pendekatan 4 helix terlibat pula berbagai lembaga dan organisasi. Di antaranya Indonesia Re, BCA, Ranch Market, Protelindo, Sekolah Tinggi Manajemen IPMI, LSPR, PATA, dll.

“Sineas Muda Indonesia sebagai komunitas generasi millenial yang beraktivitas

dalam menjadikan film sebagai media pendidikan,” jelasnya.

Dijelaskan Rima, sejak dimulainya Gerakan 1000 pada awal 2016, sebanyak 32 aktivitas pemberdayaan telah dilaksanakan. Itu sebagai wujud kerja nyata dan kerja bersama.

“Bersatu kerja nyata Gerakan 1000 melalui peluncuran Teaser film Impian 1000 pulau, mengajak masyarakat untuk bersatu mewujudkan aksi film sebagai media pendidikan,” ungkap dia.

Bergabung dalam peluncuran Teaser Impian 1000 Pulau beberapa lembaga dan organisasi yaitu Pemprov DKI, Pemkab Kepulauan Seribu, OJK, BI, Taman Nasional , KLHK, Kemenko bidang Kematitiman, Kementrian Koperasi dan UKM, Sineas Muda Indonesia.

Kemudian BCA, Jamkrida, Sekolah Tinggi Manajemen IPMI, LSPR, Intrajasa, Traveloka, Matinetek, PATA, ITX, Pulau Macan Resort, masyarakat pulau Kelapa Dua.

Adapun Film Impian 1000 Pulau mengandung nilai-nilai revolusi mental, nilai-nilai tujuan pembangunan berkelanjutan dan mempromosikan keindahan dan kesiapan kepulauan seribu, sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/